📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Kepala Hukum Coinbase Mundur Persis Jelang Voting Penentu Nasib Kripto AS - Ini yang Ditinggalkannya

Kepala Hukum Coinbase Mundur Persis Jelang Voting Penentu Nasib Kripto AS - Ini yang Ditinggalkannya

Pengacara yang selama lima tahun memimpin Coinbase melewati salah satu pertempuran hukum paling menegangkan di industri kripto Amerika memilih mundur - dan waktunya tepat sebelum keputusan besar diketuk di Washington. Paul Grewal, chief legal officer Coinbase sejak 2020, mengumumkan bakal beralih ke peran penasihat mulai 31 Juli, hanya beberapa hari sebelum Senat AS dijadwalkan melanjutkan pembahasan CLARITY Act.

Lewat utas di X dan unggahan LinkedIn, Grewal menyebut dua wakilnya akan naik: Molly Abraham menjadi general counsel dan Ryan VanGrack sebagai vice chair. Ia sendiri tak merinci langkah karier berikutnya, hanya berjanji mengumumkannya “pada waktunya”, sembari menegaskan tetap duduk di Dewan Coinbase National Trust Company.

Dari Ruang Sidang ke Meja Perundingan

Nama Grewal melekat pada babak paling krusial Coinbase: saat Komisi Sekuritas AS (SEC) menggugat bursa itu pada 2023 dengan tuduhan beroperasi sebagai bursa efek, broker, dan lembaga kliring tanpa izin. Gugatan itu belakangan dibatalkan di era pemerintahan Trump - mengakhiri salah satu aksi penegakan paling disorot regulator terhadap perusahaan kripto.

Sejak kemenangan itu, Coinbase menjelma jadi kekuatan lobi. Perusahaan ini termasuk penyumbang terbesar Fairshake, komite aksi politik yang mendanai kandidat pro-kripto, sementara CEO Brian Armstrong beberapa kali bertemu Presiden Donald Trump dan gencar mendorong legislasi di Kongres.

Kenapa Timing-nya Bikin Penasaran

Kepergian Grewal jatuh di momen genting. Senat AS kembali bertugas Senin dan berpeluang menggarap CLARITY Act - RUU yang akan memindahkan sebagian besar pengawasan aset digital dari SEC ke Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Siapa pun yang mengisi kursi kepala hukum berikutnya bakal punya pengaruh besar atas arah kebijakan kripto AS.

Regulator yang Bakal Mengawasi Kripto $2,2 Triliun Ini Cuma Punya Satu Orang di Kursinya - dan Anehnya Malah Makin Gesit📌 Baca JugaRegulator yang Bakal Mengawasi Kripto $2,2 Triliun Ini Cuma Punya Satu Orang di Kursinya - dan Anehnya Malah Makin Gesit

Yang menarik, transisi ini bukan tanda mundurnya Coinbase dari medan regulasi, melainkan pergantian tongkat estafet di tengah lari. Abraham dan VanGrack sama-sama sudah bertahun-tahun berada di parit yang sama bersama Grewal. Pertanyaan sesungguhnya bukan apakah strategi hukum Coinbase berubah, tapi seberapa mulus perusahaan menjaga momentumnya justru ketika taruhan legislatifnya sedang di titik paling panas.

Dilansir dari Cointelegraph.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share