📅 Minggu, 9 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Manajer Aset $1,9 Triliun Masukkan Dogecoin ke ETF Kripto - Ini Alasan Teknisnya

Manajer Aset $1,9 Triliun Masukkan Dogecoin ke ETF Kripto - Ini Alasan Teknisnya

T. Rowe Price, pengelola aset dengan dana kelolaan $1,9 triliun, meluncurkan T. Rowe Price Active Crypto ETF pada bulan Juli 2026. Ini adalah ETF kripto multi-token aktif pertama di industri dengan kode ticker TKNZ. Reksa dana ini mematok biaya manajemen 0,75% dengan pengecualian biaya sementara hingga Mei 2027. Di dalam portofolionya, Bitcoin dan Ethereum mengambil porsi mayoritas di kisaran 60%. BNB menempati alokasi terbesar ketiga. Namun, hal yang paling menonjol adalah porsi Dogecoin sebesar 1,26%. DOGE adalah satu-satunya memecoin di daftar aset mereka.

Keputusan institusi T. Rowe Price untuk memasukkan Dogecoin ke dalam ETF mengundang perhatian pasar. Head of Digital Assets perusahaan, Blue Macellari, memaparkan alasan di balik langkah pragmatis ini. “Saya tidak akan berdiri di atas prinsip dan berkata saya akan jadi snob intelektual - kalau memecoin perform, investor saya tidak akan ikut,” ujar Macellari merujuk pada keengganannya untuk melewatkan aset yang mencetak keuntungan.

Uji Tekanan Lewat Koin Receh

Di luar alasan keuntungan pasar, Macellari punya pendekatan teknis untuk menilai aset ini. Ia memanfaatkan musim memecoin sebagai sarana uji tekanan nyata bagi jaringan blockchain. Logika evaluasinya lugas: rantai blok yang terbukti tangguh menahan lalu lintas padat dari perdagangan koin meme dinilai mengantongi kapasitas teknis mumpuni. Jika infrastruktur sanggup memproses beban transaksi memecoin, ia diyakini siap memfasilitasi lalu lintas stablecoin dalam skala besar.

Guna menembus ETF ini, sebuah token diukur menggunakan sistem seleksi tiga lapis. Koin harus lolos evaluasi teknologi blockchain dan tokenomics di lapis pertama. Pada lapis kedua, perusahaan menilai pertumbuhan ekosistem beserta tingkat adopsinya. Aset-aset ini baru kemudian ditimbang berdasarkan momentum pergerakan harga di pasar pada penyaringan terakhir.

Kenapa Mereka Menunggu Sampai Sekarang

Alih-alih menyusun portofolio statis, TKNZ didesain sebagai produk yang tumbuh bersama ekosistem kripto. Jangkauan investasi reksa dana ini dirancang untuk terus meluas seiring bertambahnya token yang memenuhi standar pencatatan generik dari Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS. Aturan standar pencatatan SEC yang disahkan tahun lalu inilah jawaban dari alasan T. Rowe Price baru merilis ETF multi-token mereka sekarang.

CASHCAT Melonjak 120% di Robinhood Chain - Padahal Aset Tokenisasi Utamanya Baru Sentuh $27 Juta📌 Baca JugaCASHCAT Melonjak 120% di Robinhood Chain - Padahal Aset Tokenisasi Utamanya Baru Sentuh $27 Juta

Mereka memilih absen merilis produk campuran kripto sampai payung aturannya benar-benar jelas. T. Rowe Price memantau riuhnya perdagangan memecoin untuk menakar kapasitas jaringan, lalu mewadahi hasilnya lewat jalur investasi terdaftar. Saat koin receh pun dipakai sebagai tolok ukur kesiapan infrastruktur, pasar tradisional menunjukkan bahwa mereka telah menemukan cara baru untuk mengalirkan uang besar ke aset digital.

Dilansir dari CoinDesk.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share