📅 Selasa, 11 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Marathon Lepas 23.093 Bitcoin Senilai $1,6 Miliar - Sementara Bitdeer Kosongkan Simpanan Demi AI

Marathon Lepas 23.093 Bitcoin Senilai $1,6 Miliar - Sementara Bitdeer Kosongkan Simpanan Demi AI

📚 Istilah di Artikel Ini:

Marathon Digital ($MARA) baru saja mencatat penjualan Bitcoin terbesar di antara para penambang tahun ini. Sepanjang semester pertama 2026, perusahaan tambang ini melepas 23.093 BTC ke pasar - setara lebih dari $1,6 miliar.

Menurut data pelacakan on-chain dari akun lookonchain, rata-rata harga jual dari aksi ambil untung ini berada di angka $70.631 per keping. Kabar yang dibagikan oleh WatcherGuru di X ini langsung memancing perhatian luas, dengan cuitan aslinya mengumpulkan 2.196 likes dan 203 retweet.

Meski melepas puluhan ribu keping, Marathon belum kehabisan aset. Perusahaan itu diketahui masih menyimpan 35.577 BTC di dalam perbendaharaan mereka - cadangan yang bernilai sekitar $2,3 miliar pada harga pasar saat ini.

Aksi jual para penambang di tengah momentum arus masuk produk ETF ini menambah tekanan suplai yang harus diserap pasar. Tapi bagi sebagian penambang besar lain, ini bukan cuma soal menumpuk untung.

Mengapa Bitdeer Kosongkan Brankas?

Pemain kelas berat lainnya, Bitdeer, mengambil langkah yang lebih radikal. Pada laporan kinerja kuartal kedua 2026, Bitdeer sebenarnya mencetak hasil panen yang lebih tinggi. Mereka berhasil menambang 2.694 BTC - melompat hampir lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu di angka 565 BTC.

Tetapi hasil panen itu tidak masuk ke neraca jangka panjang. Bitdeer menutup kuartal kedua dengan menyisakan 150 BTC saja. Angka ini mewakili penurunan 90% dari 1.502 BTC yang mereka pegang pada periode setahun sebelumnya.

Keputusan bersih-bersih aset ini sudah terjadi sejak awal tahun. Pada bulan Februari, Bitdeer memilih melikuidasi seluruh perbendaharaan perusahaan yang berisi 943 BTC demi kebutuhan likuiditas operasional.

Membangun Ladang Komputasi AI

Uang hasil operasional itu mengalir ke arah model bisnis baru. Bitdeer resmi menandatangani kontrak sewa berdurasi 16 tahun senilai $4,7 miliar untuk sebuah fasilitas di Norwegia. Fasilitas itu tidak dipakai menambang kripto, melainkan disiapkan untuk 121 megawatt kapasitas komputasi kecerdasan buatan (AI).

Data Pekerjaan AS Anjlok, ETF Bitcoin Justru Kebanjiran Dana Institusi $854 Juta dalam 5 Hari📌 Baca JugaData Pekerjaan AS Anjlok, ETF Bitcoin Justru Kebanjiran Dana Institusi $854 Juta dalam 5 Hari

Langkah Bitdeer mengonfirmasi tren penambang besar saat ini: mereka gencar mencari sumber pendapatan alternatif dari komputasi performa tinggi (HPC) dan AI untuk lepas dari fluktuasi harga Bitcoin.

Strategi peralihan ini agaknya disetujui pasar saham. Pendapatan Bitdeer untuk kuartal kedua sedikit melampaui estimasi analis Wall Street di angka $225 juta. Harga saham perusahaan juga merespons dengan naik 1,5% pada sesi prabursa hari Senin, setelah sempat turun 15% dalam sebulan terakhir.

Bagi investor Bitcoin, manuver dua perusahaan ini menjadi petunjuk penting. Penambang kini tidak sekadar diam memegang koin; mereka rutin menjual aset untuk membiayai perluasan ke sektor AI - sebuah tekanan suplai nyata di tengah pergerakan pasar reguler.

Dilansir dari @WatcherGuru di X.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share