Mastercard mengumumkan kehadiran Agent Connect pada 9 September 2026. Layanan baru ini didesain khusus untuk memberikan para merchant satu jalur integrasi yang menangani seluruh tahapan mulai dari penemuan produk, pembuatan keranjang, hingga penyelesaian pembayaran di platform kecerdasan buatan.
Peluncuran ini memangkas hambatan infrastruktur yang kerap menyulitkan penerapan teknologi otomatis bagi peritel.
Menghapus Beban Koneksi Terpisah
Dengan hadirnya Agent Connect, merchant bisa berpartisipasi penuh dalam ekosistem belanja berbantuan AI tanpa perlu membangun koneksi teknis terpisah untuk setiap platform AI yang beredar. Produk ini masuk sebagai bagian integral dari Mastercard Agent Suite for Merchants, yang memadukan layanan belanja konvensional dengan pemrosesan pembayaran AI.
Untuk menopang performa pemrosesan bahasa, Mastercard bekerja sama dengan Anthropic. Kemitraan ini memberi para merchant akses ke blueprint agen perdagangan yang mensinergikan kemampuan model Claude dengan penyelesaian pembayaran milik Mastercard. Sekalipun tahap awal interaksi ditangani mesin, pelanggan tetap memiliki kendali akhir atas pembelian mereka karena sistem tidak mengizinkan pembelian otomatis berjalan tanpa persetujuan pengguna.
Transaksi Otonom dan Rel Stablecoin
Kehadiran Agent Connect menyusul tahap rollout yang dijalankan pada bulan Juni lalu untuk layanan Agent Pay for Machines. Infrastruktur awal ini mendapat dukungan dari berbagai pemain termasuk Ripple, Coinbase, Stripe, Adyen, Cloudflare, OKX, Solana Foundation, dan lebih dari 30 perusahaan lain.
Agent Pay for Machines sengaja dirancang untuk mengeksekusi aliran transaksi berjumlah kecil dalam frekuensi massal yang diprakarsai perangkat lunak otonom. Mengingat profil transaksi mesin yang padat, sistem ini memungkinkan eksekusi pembayaran mengalir melalui jaringan perbankan standar maupun opsi rel stablecoin.
๐ Baca JugaToken VVV Venice Naik 34% Usai Drama Matematika OpenAI - Pasar Cemas Soal Privasi AI
Chief Product Officer Mastercard Jorn Lambert menyatakan bahwa agen AI akan mengubah antarmuka pembelian lagi. Dan evolusi antarmuka ini bukan sekadar pergeseran tampilan katalog di layar, melainkan sinkronisasi langsung antara pesanan mesin dan rel penyelesaian transaksi lintas negara. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




