Pemain Chelsea FC melangkah ke lapangan Stamford Bridge membawa perubahan sponsor di hadapan 40.000 penonton. Mereka tampil mengenakan jersey berhias tulisan “USDC by CIRCLE” di dada, sebuah pertandingan yang disiarkan lewat tayangan televisi ke 189 negara. Kontrak bernilai besar berdiri di balik logo baru pada seragam tim London barat itu. Nilai sponsorship utama antara Circle dan Chelsea FC diperkirakan berada di rentang ยฃ33,6 juta hingga ยฃ50 juta per musim kompetisi, angka yang setara dengan Rp670 miliar hingga Rp1 triliun.
Masuknya merek stablecoin ke sepak bola Inggris berhadapan langsung dengan pengawasan otoritas setempat. Kesepakatan baru itu muncul hanya tiga bulan setelah Direktur Financial Conduct Authority (FCA), Lucy Castledine, merilis peringatan terbuka. Pejabat regulator melarang klub-klub Premier League menjalin kerja sama komersial dengan entitas sponsor finansial berstatus tidak resmi.
Celah Aturan Menuju 2027
Circle punya satu dasar hukum yang meloloskan perusahaan dari larangan lembaga pengawas. Perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek New York (NYSE) itu lolos proses uji tuntas kepatuhan berkat jenis produk finansial mereka. Aset stablecoin saat ini beroperasi pada zona regulasi yang berbeda di wilayah Inggris. Celah aturan bagi promosi produk sejenis baru akan resmi ditutup pemerintah pada Oktober 2027.
Kelonggaran batas waktu memberi ruang bagi Circle memasarkan logo USDC ke jutaan pasang mata penggemar olahraga dunia. Mereka menggelar kampanye iklan finansial terbuka di batas area yang sering membuat entitas kripto lain gagal melewati syarat uji tuntas FCA.
Beban Gaji Pemilik Baru
Bagi pengelola Chelsea FC, mendatangkan penyumbang dana baru menjadi langkah mendesak demi kelangsungan ekonomi klub. Manajemen sangat membutuhkan kontrak sponsor jersey untuk menutupi tingginya biaya gaji para pemain. Sejak kepemilikan klub berpindah ke tangan konsorsium Clearlake Capital dan pengusaha Todd Boehly, tanggungan upah pesepakbola di tim utama membengkak hingga melebihi ยฃ350 juta.
๐ Baca JugaStablecoin Dirham UEA Masuk Kasir Marks & Spencer dan LuLu - Begini Cara Bayarnya Tanpa Perlu Mesin Baru
Tingginya tagihan rutin memaksa direksi mencari rekanan yang mampu mengucurkan dana tunai skala besar tiap awal kompetisi. Tambahan pemasukan hingga Rp1 triliun dari Circle meredam beban klub saat mereka diwajibkan melunasi kontrak pemain mahal sepanjang musim berjalan.
Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




