Departemen Kehakiman AS (DOJ) melalui unit Scam Center Strike Force membekukan aset kripto senilai lebih dari $52 juta yang berafiliasi dengan jaringan pasar gelap Xinbi Guarantee di kawasan Asia Tenggara.
Melengkapi pembekuan dana kripto, Pengadilan Distrik Columbia turut menyita kanal Telegram milik Xinbi pada 7 September 2026 - saluran daring yang selama ini digunakan sindikat untuk mengiklankan jasa pencucian uang dan mempromosikan aneka situs penipuan investasi kepada publik.
Pusat Pencucian Uang Pasca-Jatuhnya Huione
Data forensik dari TRM Labs mencatat Xinbi mengambil alih posisi sebagai lapisan escrow dan pusat pencairan dana utama bagi kompleks scam di Asia Tenggara pasca-tumbangnya jaringan pencucian uang Huione.
Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) di bawah Kementerian Keuangan AS merespons operasi mereka dengan menetapkan Xinbi sebagai organisasi kriminal transnasional atas perannya memproses aliran dana lebih dari $24 miliar sejak 2022 khusus untuk kelompok sindikat penipuan.
Analisis lanjutan TRM Labs menemukan total perputaran dana kumulatif di jaringan Xinbi telah menyentuh angka $36 miliar. Besarnya pergerakan uang kripto harian ini membuat otoritas Amerika Serikat memperluas buruannya ke para pembuat teknologi di balik infrastruktur aplikasi Xinbi.
Sanksi Memukul Pengembang XinbiPay di Singapura
OFAC memperlebar cakupan sanksinya dengan menjatuhkan pemblokiran kepada dua perusahaan teknologi peranti lunak di Asia Tenggara: SafeW Technology yang berpusat di Singapura dan Anwen Technology yang bermarkas di Kamboja.
๐ Baca JugaHacker Jebol Email Trezor dan Kirim Peringatan Palsu STM32 - Lolos Verifikasi Resmi
Dua perusahaan pengembang ini dijerat sanksi karena memproduksi aplikasi XinbiPay dan NewPay - layanan dompet digital yang diandalkan menjadi alat transaksi harian operasi pasar gelap Xinbi.
Penerbit stablecoin USDT, Tether, turut membantu penegak hukum Amerika Serikat menelusuri pergerakan aset kripto di jaringan blockchain yang memungkinkan aparat mengidentifikasi dan membekukan langsung dompet-dompet digital penyimpan uang sindikat Xinbi.
Kolaborasi pelacakan jaringan antara pihak swasta dan penyitaan aset oleh aparat hukum ini memutus urat nadi pencairan dana bagi operasi kartel scam Asia Tenggara. Dilansir dari Cointelegraph.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




