📅 Sabtu, 8 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Proposal Baru Ethereum Ancam Hapus Yield Staking - $35 Miliar Dana Terkunci Bersiap Eksodus

Proposal Baru Ethereum Ancam Hapus Yield Staking - $35 Miliar Dana Terkunci Bersiap Eksodus

CEO SharpLink Joseph Chalom menentang draf proposal EIP-8361 di jaringan Ethereum. Proposal bernama Tapered Issuance Burn ini memuat aturan yang menghapus imbal hasil staking berbasis penerbitan koin baru, sebuah langkah yang menempatkan $35 miliar dana dalam produk liquid staking di posisi rentan.

Mekanisme EIP-8361 dirancang untuk membakar persentase imbal hasil validator seiring bertambahnya jumlah ETH yang dikunci dalam jaringan. Tingkat pembakaran ini dipatok menyentuh 100% ketika jumlah staking mencapai 60,25 juta ETH, angka yang setara dengan separuh total pasokan Ethereum hari ini. Begitu batas ini tembus, validator tidak akan lagi mengantongi koin ETH baru. Sumber pendapatan mereka otomatis menyusut dan murni bergantung pada biaya prioritas transaksi serta nilai ekstraksi maksimal (MEV).

Jaringan Ethereum saat ini menawarkan yield staking variabel di kisaran 2,75% saat koin diperdagangkan pada level $1.916. Menurut catatan Chalom, biaya transaksi hanya menyumbang 15% dari total imbal hasil validator selama ini. Sisanya masih bergantung penuh pada penerbitan koin baru dari jaringan.

Ancaman Balik Modal Negatif

Pemangkasan imbal hasil utama akan mengerek biaya modal efektif di seluruh ekosistem Ethereum. Chalom menilai kondisi ini mencetak tingkat pengembalian negatif bagi para validator setelah dikurangi biaya infrastruktur dan operasional harian. Tekanan ini berisiko memicu eksodus jaminan ke aset kripto lain yang tetap menawarkan imbal hasil pasti.

Imbas paling berat diproyeksikan menghantam validator independen dan operator staking skala kecil yang minim bantalan modal. Penulis proposal menyertakan masa transisi 18 bulan untuk meredam potensi penurunan imbal hasil yang mendadak, tapi arah akhir aturan ini tetap memotong jalur pendapatan utama mereka.

Uang Institusi Ikut Tersandera

Bagi pengelola dana seperti SharpLink, imbal hasil bawaan ini adalah keunggulan utama Ethereum dibandingkan Bitcoin yang tidak memilikinya. SharpLink tercatat sebagai perusahaan publik di bursa Nasdaq yang telah mengunci hampir 900.000 ETH ke jaringan. Dari modal itu, mereka mengumpulkan lebih dari 18.000 ETH imbal hasil kumulatif per April lalu.

Ethereum Foundation Pangkas 54 Staf Pendukung - Tapi Justru Buka Lowongan Khusus Peneliti Keamanan AI📌 Baca JugaEthereum Foundation Pangkas 54 Staf Pendukung - Tapi Justru Buka Lowongan Khusus Peneliti Keamanan AI

Manuver institusi ini juga meluas lewat komitmen modal $100 juta ke dana investasi yield on-chain senilai $125 juta yang dikelola Galaxy Digital untuk disalurkan ke protokol DeFi. Pemain besar lain juga menangguk hasil dari sistem saat ini. Grayscale telah mendistribusikan $9,4 juta dari imbal hasil staking lewat produk ETF Ethereum mereka di Amerika Serikat (ETHE) sejak Januari.

Kenapa Proposal Ini Muncul

Di pihak berseberangan, tim penulis EIP-8361 melihat kurva penerbitan koin tidak efisien untuk mengamankan jaringan. Mereka mencatat sistem saat ini masih memberikan imbal hasil 1,5% bahkan jika hampir seluruh ETH yang beredar dikunci, sebuah skema pengeluaran yang dinilai mubazir dari sisi keamanan. Proposal ini masih berstatus draf dan belum disetujui masuk ke jadwal pembaruan Ethereum. Untuk sekarang, miliaran dolar dana di jaringan masih menunggu siapa yang menang dalam adu argumen protokol ini.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share