Bitcoin saat ini diperdagangkan pada level $85.899, dan para trader mulai agresif mengejar eksposur untuk mengantisipasi kenaikan harga lanjutan. Di pasar derivatif, sebuah transaksi opsi mencuri perhatian sebagai manuver paling mencolok dalam 24 jam terakhir. Satu posisi opsi berjenis butterfly senilai $3,2 juta baru saja dipasang, menempatkan taruhan besar yang menargetkan harga Bitcoin menembus $95.000 pada akhir Oktober 2026.
Analisis dari CoinDesk melihat jalur menuju $95.000 sangat terbuka, ditopang oleh absennya zona resistance kuat dari level harga saat ini. Momentum beli yang terbangun bahkan diperkirakan memiliki tenaga yang memadai untuk terus mendorong laju harga hingga menyentuh $98.000 dalam jangka waktu pendek.
Pada penutupan perdagangan hari Senin lalu, candle harian Bitcoin menembus level tertinggi bulan Mei dan mengakhiri sesi di atas batas resistance kunci, menandai momen penting bagi struktur pasar. Aset ini sekarang mantap berdiri di atas semua indikator moving average utamanya untuk periode 50 hari, 100 hari, maupun 200 hari - sebuah pergerakan yang menyusun konfigurasi bullish.
“BTC telah merebut kembali semua moving average jangka panjangnya,” tulis pembaruan dari firma analitik Glassnode. “Setelah sekitar 300 hari berada di bawahnya, dinamika pergerakan ini kini berbalik.”
Proyeksi Volatilitas Jangka Pendek
Di tengah riwayat penembusan angka $85.000 hingga $86.000 dan masuknya arus dana ETF sebesar $1 miliar baru-baru ini, indikator risk reversal jangka pendek langsung merespons. Laser Digital mencatat indikator itu sempat bergerak agresif memihak call (opsi beli), sebelum akhirnya mundur sedikit kala harga menepi sejenak.
Melengkapi gambaran pergerakan di akhir bulan, laporan dari Coinbase Markets memprakirakan besaran ayunan harga dalam satu standar deviasi hingga tanggal 27 September untuk sejumlah aset utama. Koin XRP diproyeksikan memimpin ayunan volatilitas dengan angka 8,9%, diikuti oleh Solana pada 8,0% dan Ethereum sebesar 6,9%. Sebaliknya, Bitcoin diperkirakan memiliki pergerakan paling moderat pada kisaran ayunan 5,0%.
Ujian Menuju Oktober
Kembalinya posisi Bitcoin ke area atas rentang moving average setelah tertahan nyaris setahun telah membuka ruang manuver yang lebar bagi pemain institusi. Transaksi opsi bernilai $3,2 juta itu mengonfirmasi adanya uang riil yang ditaruhkan pada keyakinan bahwa jalur hingga $95.000 benar-benar kosong dari hambatan berarti.
๐ Baca JugaBos DeFi Solana Sebut Siklus ‘Boom-Bust’ Kripto Sudah Tamat - Data Volatilitas 43% Jadi Buktinya
Bagi pasar derivatif maupun spot, perjalanan harga selama beberapa pekan ke depan akan menguji kebenaran analisis kosongnya resistance ini. Target akhir Oktober sudah dipatok mahal, dan hanya pergerakan uang yang akan menjawab akhir dari pertaruhan ini.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Sebelumnya: Bitcoin Tembus $86.000 Usai Sapu $750 Juta Posisi Short - Masalahnya $2 Miliar Utang Baru Langsung Menumpuk
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




