Paradigm, firma modal ventura yang selama ini identik sebagai salah satu pemodal terbesar industri kripto, baru saja menutup pendanaan dana keempatnya senilai US$1,2 miliar atau sekitar Rp19,5 triliun. Namun ada kejutan di baliknya: fokus utama dana raksasa ini tak lagi sepenuhnya soal kripto.
Firma yang bermarkas di San Francisco itu menyatakan dana barunya akan memperluas investasi ke kecerdasan buatan (AI), robotika, dan sederet teknologi frontier lain. “Pendekatan kami adalah tetap dekat dengan inti - meneliti, membangun, dan berinvestasi bersama para pendiri, pertama di kripto, dan kini merambah AI, robotika, serta frontier lainnya,” tulis perusahaan.
Delapan Tahun Bertaruh di Kripto, Kini Berpaling ke AI
Didirikan pada 2018 oleh Matt Huang dan salah satu pendiri Coinbase, Fred Ehrsam, Paradigm tumbuh menjadi salah satu investor ventura terbesar di dunia kripto. Sebelumnya, firma ini menghimpun dana kripto US$2,5 miliar pada 2021 dan dana tahap awal berbasis blockchain US$850 juta pada 2024, dengan total lebih dari US$4 miliar terkumpul dari tiga dana pertamanya.
Di sisi kripto, Paradigm dikenal menanam modal di bursa terdesentralisasi Hyperliquid, platform pasar prediksi Kalshi, hingga Tempo - blockchain fokus stablecoin yang ia dirikan bersama Stripe. Namun kini portofolionya melebar ke pengembang drone otonom Zipline, startup pertahanan antariksa True Anomaly, dan perusahaan AI Nous Research.
Sinyal ke Mana “Uang Pintar” Sedang Mengalir
Langkah Paradigm bukan kasus tunggal, melainkan bagian dari tren yang lebih besar. Firma seperti Framework Ventures dan Haun Ventures juga sudah lebih dulu memperlebar sayap ke AI. Datanya bicara jelas: total pendanaan ventura global mencetak rekor US$510 miliar pada paruh pertama 2026, dan perusahaan AI - dengan OpenAI serta Anthropic di garis depan - menyerap lebih dari 40% arus dana tersebut. Sebagai perbandingan, sektor kripto hanya menangkap sekitar US$10,8 miliar.
📌 Baca JugaBalaji Srinivasan Ancam Angkat Kaki dari Malaysia - Tahan Investasi $122 Juta Usai Komunitasnya Diselidiki
Bagi investor ritel kripto, pergeseran fokus para pemodal kelas kakap ini layak dicermati. Ketika firma yang membangun reputasinya di kripto mulai membagi perhatian ke AI dan robotika, itu menandakan di mana peluang pertumbuhan terbesar sedang dipertaruhkan hari ini - sekaligus mengingatkan bahwa batas antara kripto dan AI kian kabur.
Dilansir dari Cointelegraph.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




