Dewan direksi Recall Foundation memutuskan membubarkan operasional protokol setelah evaluasi terhadap adopsi, beban operasional, dan proyeksi pertumbuhan dinilai tidak lagi layak komersial. Langkah ini menandai akhir perjalanan proyek yang sempat mengedarkan tokennya di jaringan Web3.
Sebagai langkah penutupan, yayasan memusnahkan 358.562.442 token RECALL yang berada dalam kustodi mereka. Jumlah ini setara 35,86% dari total pasokan awal yang mencapai 1 miliar token.
Alokasi token yang dibakar terbagi dalam tiga pos simpanan: 175,9 juta token dari cadangan ekosistem terkunci, 79,7 juta token dari dompet yayasan, serta 57,8 juta token perbendaharaan terkunci. Setelah pembakaran token terlaksana, sisa pasokan RECALL yang beredar diperkirakan sebanyak 641.437.558 token tanpa ada satu pun yang dipegang yayasan.
Namun pemusnahan sepertiga pasokan itu tidak membawa angin segar bagi dompet investor.
Ke Mana Larinya Kas $3,7 Juta
Berdasarkan catatan per 30 Oktober, yayasan memegang estimasi kas sebesar $3,7 juta dalam bentuk USDC, USDT, dan mata uang fiat. Bagi para pemegang token, yayasan menegaskan tidak ada mekanisme pembelian kembali (buyback), penukaran (redemption), maupun pembagian proporsional dana perbendaharaan kepada pemilik RECALL.
Seluruh dana kas $3,7 juta itu dialokasikan untuk melunasi kewajiban serta membiayai proses pembubaran organisasi hingga habis. Pemegang token dipastikan tidak memperoleh bagian dari sisa dana kas itu.
Bersamaan dengan penetapan alokasi kas, yayasan menghentikan seluruh pengembangan perangkat lunak, dukungan administratif, serta penyediaan likuiditas resmi. Pihak yayasan bahkan memperkirakan bursa-bursa kripto segera melakukan delisting terhadap token RECALL dari daftar perdagangan mereka.
Prosedur Unstaking dan Rencana Pembubaran
Layanan aplikasi web resmi Recall Foundation beralih ke mode read-only mulai 30 November. Kebijakan ini sekaligus menghentikan seluruh penyelenggaraan kompetisi baru serta pembagian hadiah staking bagi komunitas.
Token RECALL milik pengguna yang sedang di-stake memang dikecualikan dari agenda pembakaran. Kendati demikian, pengguna harus melakukan unstaking manual melalui interaksi kontrak pintar proxy memakai gas ETH di jaringan Base. Tanpa penarikan manual oleh masing-masing pemilik, aset itu tetap tertahan di kontrak jaringan.
๐ Baca JugaPi Network Rilis 4 Pembaruan Pengembang Jelang KTT Perdana - Hadirkan Asisten AI hingga Deteksi Wajah
Pembubaran organisasi juga merambah struktur hukum di wilayah lepas pantai. Entitas anak Atlas Networks Limited bersiap masuk proses likuidasi sukarela di British Virgin Islands, disusul pembubaran Cayman Foundation pada kuartal pertama 2027.
Bagi pemegang RECALL yang asetnya masih terkunci di staking, sisa waktu sebelum penutupan sistem menuntut penarikan mandiri di jaringan Base, sementara likuiditas pasar diperkirakan terus menyusut seiring rencana delisting bursa.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Baca juga: Polygon Bawa Open Money Stack ke Solana - Kirim Stablecoin Langsung Jadi Dolar di Bank
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




