📅 Sabtu, 25 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Samsung Rombak Wallet Demi Dukung Stablecoin - Tapi USDC Muncul di Panggung Tanpa Kemitraan Resmi

Samsung Rombak Wallet Demi Dukung Stablecoin - Tapi USDC Muncul di Panggung Tanpa Kemitraan Resmi

Langkah baru memindahkan kripto ke kantong jutaan pengguna harian baru saja diumumkan. Di panggung Galaxy Unpacked di London pada 22 Juli 2026, Product Manager Samsung Lee Dinham mengonfirmasi bahwa Samsung Wallet akan segera mendukung stablecoin. Integrasi bawaan ini bertujuan memperluas fungsi dompet digital mereka agar bisa digunakan melampaui sekadar tempat menyimpan uang tunai atau kartu pembayaran biasa.

Ini bukan sekadar pembaruan perangkat lunak, melainkan upaya menjadikan ponsel pintar sebagai medium transaksi nilai digital tanpa perantara.

Bocoran USDC di Layar Presentasi

Saat pemaparan di London berlangsung, layar panggung sempat menampilkan sebuah maket antarmuka dompet yang memuat aset Circle USDC. Menariknya, sampai detik ini belum ada pernyataan resmi yang menetapkan Circle sebagai mitra peluncuran fitur baru ini. Bocoran maket itu memberi sinyal kuat tentang stablecoin apa yang kemungkinan besar akan memimpin integrasi ini saat aplikasinya meluncur nanti.

Keakraban Samsung dengan aset blockchain sejatinya sudah terjalin sejak lama. Pada tahun 2019, perusahaan ini mulai menyediakan fasilitas penyimpanan kripto yang mencakup jaringan Bitcoin, Ethereum, Tron, dan Stellar. Mereka lalu memperluas jangkauan dengan menggandeng bursa Coinbase. Kemitraan ini mempermudah akses pembelian kripto bagi 75 juta pengguna perangkat Galaxy yang tersebar di Amerika Serikat. Dukungan stablecoin kini hadir melengkapi evolusi aplikasi finansial mereka.

Kendali Privat dan Isolasi Perangkat Keras

Satu hal krusial yang belum terjawab dari pengumuman Lee Dinham adalah soal format penyimpanannya. Samsung sama sekali belum merinci apakah fitur stablecoin ini akan mengadopsi sistem kustodian yang diurus pihak ketiga, atau murni non-kustodian yang membiarkan pengguna memegang penuh kunci privat mereka sendiri. Kepastian mengenai sistem ini akan menentukan seberapa utuh kemerdekaan finansial yang dipegang oleh pengguna ponsel.

Meski mekanisme kendali kuncinya belum terungkap, arsitektur perlindungan asetnya sudah dipastikan. Integrasi stablecoin ini akan dijaga penuh oleh infrastruktur keamanan Knox milik Samsung. Sistem ini bekerja sebagai brankas yang diisolasi langsung pada tingkat perangkat keras ponsel. Aset yang tersimpan di dalamnya hanya bisa diakses setelah melewati tahapan verifikasi berupa input PIN atau pemindaian sidik jari pemilik perangkat.

Ripple Buka Jalur Cetak Langsung RLUSD - Kurang dari Setahun Tembus $1,6 Miliar📌 Baca JugaRipple Buka Jalur Cetak Langsung RLUSD - Kurang dari Setahun Tembus $1,6 Miliar

Bagi pengguna ekosistem Galaxy, manuver ini terus mengikis batas antara dompet fisik dan alat bayar digital. Menyimpan dan membelanjakan stablecoin dari ponsel kini segera menjadi rutinitas harian, sama lumrahnya dengan membuka kunci layar.

Dilansir dari Decrypt.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share