Direktur National Economic Council (NEC) Kevin Hassett tercatat memegang portofolio saham Coinbase senilai $1 juta hingga $5 juta per 31 Desember 2025. Laporan pengungkapan keuangan tahunan penasihat ekonomi Gedung Putih mencuat ke publik tepat saat lembaganya mendapat tugas merancang cetak biru kebijakan kripto nasional di bawah pemerintahan Donald Trump.
Posisi NEC sangat krusial karena memegang kendali atas arah regulasi aset digital. Cakupan kerja mereka meliputi pengawasan pasar, pembukaan akses perbankan tradisional bagi perusahaan kripto, penyusunan kerangka aturan stablecoin, hingga penentuan perlakuan pajak. Kepemilikan saham jutaan dolar di bursa kripto terbesar di Amerika Serikat menempatkan Hassett di tengah perdebatan etika pejabat publik.
Jejak Penasihat yang Tertinggal
Koneksi Hassett dengan Coinbase bukan hal baru. Sebelum menerima tawaran masuk ke kabinet Trump, ia menduduki kursi dewan penasihat bursa itu. Ia tercatat duduk di Academic and Regulatory Advisory Council sejak 2021 hingga Januari 2025. Formulir pelaporan harta yang menjadi sorotan hanya memotret nilai kekayaannya pada penutupan tahun 2025. Publik tidak memiliki akses data untuk mengetahui apakah saham bernilai jutaan dolar itu masih ia pegang, mulai dikurangi, atau sudah dijual habis sepanjang 2026.
Fokus pemerintah pada regulasi baru memang sedang tinggi. Tiga hari setelah Trump mengucap sumpah pelantikan masa jabatan keduanya, ia menandatangani perintah eksekutif. Dokumen penting itu mengesahkan berdirinya President’s Working Group on Digital Asset Markets. Langkah pembentukan gugus tugas lintas lembaga membuktikan laju cepat pembuatan kebijakan ekonomi, yang arahnya ikut ditentukan oleh lembaga pimpinan Hassett.
Kesan Konflik di Meja Regulasi
Mantan pengacara etika Securities and Exchange Commission (SEC) Shira Pavis Minton Kantor merespons pengungkapan saham itu dengan keras. Ia terang-terangan menyebut kepemilikan Hassett sebagai konflik kepentingan yang signifikan. Menurutnya, kalaupun tidak ada intervensi langsung, portofolio jutaan dolar sudah memunculkan kesan konflik yang berisiko merusak kepercayaan publik terhadap objektivitas pemerintah.
๐ Baca JugaESMA Soroti Pasar Prediksi Kripto Akibat ‘Insider Trading’ - Ironisnya 67% Cuan Hanya Mengalir ke 0,1% Akun
Menghadapi sorotan tajam, Hassett memberikan klarifikasi. Ia menyatakan sudah berkonsultasi dengan pejabat etika pemerintah. Hassett menegaskan bahwa dirinya telah mengambil jarak dan mundur dari urusan perumusan kebijakan yang bersinggungan dengan industri aset digital. Gedung Putih juga mengambil sikap tegas membela rekam jejak perilaku penasihat ekonomi mereka.
Keputusan pejabat untuk mundur dari rapat spesifik adalah prosedur wajar dalam birokrasi. Namun bagi pelaku pasar, melihat seorang petinggi merumuskan arah ekonomi negara sambil menyimpan portofolio besar di industri yang sama adalah celah yang menguji kredibilitas aturan baru nanti. Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




