๐Ÿ“… Kamis, 27 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
SEC Susun Aturan Kustodi Kripto untuk Institusi - Tapi RUU Utamanya Masih Tertahan di Senat

SEC Susun Aturan Kustodi Kripto untuk Institusi - Tapi RUU Utamanya Masih Tertahan di Senat

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) baru saja mengirim proposal bertajuk “Amendments to the Custody Rules” ke Kantor Informasi dan Urusan Peraturan (OIRA) Gedung Putih pada 25 Agustus 2026. Draf aturan baru itu merinci panduan resmi bagi para penasihat investasi dan perusahaan pengelola dana mengenai regulasi tata cara untuk menyimpan aset kripto milik klien mereka.

Langkah pengiriman dokumen ke meja lembaga OIRA yang bernaung di bawah bendera White House OMB menegaskan transisi penting kebijakan operasional pemerintah. Semenjak ketua SEC Paul Atkins mengambil alih pucuk pimpinan pada awal 2025, komisi perlahan mengubah haluan penanganan regulasi kripto dari yang awalnya kental dengan penegakan hukum menuju perumusan aturan tertulis. Pendekatan baru sejalan dengan dorongan agenda aset digital di era pemerintahan Trump yang memprioritaskan kepastian hukum.

Mundur dari Pengadilan, Maju ke Peraturan Tertulis

Perubahan sikap komisi terlihat nyata ke permukaan saat SEC memutuskan mencabut gugatan hukum terhadap bursa kripto Coinbase, bersamaan dengan penutupan kasus industri kripto besar lainnya sejak 2025. Perhatian institusi kini bergeser penuh menyusun perubahan perundang-undangan di bawah payung Undang-Undang Penasihat Investasi serta Undang-Undang Perusahaan Investasi.

Rancangan regulasi kustodi baru berpotensi merombak batas wilayah operasi perbankan tradisional. Lewat ketersediaan panduan federal definitif, manajer investasi perlahan mengantongi legalitas pasti untuk memegang sekaligus mengelola produk aset digital milik klien tanpa resiko melanggar batas kepatuhan.

Meski berkas sudah ada di tangan Gedung Putih, publik masih harus bersabar untuk melihat isi dokumen. Proposal kustodi belum dipublikasikan, mengingat OIRA memegang kewenangan meminta revisi sebelum menyerahkannya kembali ke pihak SEC. Setelah rentetan tahapan peninjauan internal usai, jajaran anggota komisi baru akan menggelar pemungutan suara formal guna memutuskan peluncuran draf ke ranah publik demi meraup tanggapan masyarakat.

Hambatan di Ruang Persidangan Senat

Saat gerak regulasi SEC melaju konstan di jalur eksekutif, rancangan legislasi kripto berskala nasional justru terhambat di parlemen. RUU CLARITY yang digadang menjadi dokumen perundang-undangan dasar terus berstatus mandek di ruang persidangan Senat.

Pasar $Triliunan Tertahan di Luar Negeri, Ratusan Perusahaan Kripto Desak SEC-CFTC Akhiri Rebutan Wewenang๐Ÿ“Œ Baca JugaPasar $Triliunan Tertahan di Luar Negeri, Ratusan Perusahaan Kripto Desak SEC-CFTC Akhiri Rebutan Wewenang

Kertas rancangan legislatif itu masih harus menghadapi benturan prosedur sebelum disahkan. Seluruh perwakilan Senat dijadwalkan menggelar tahapan pemungutan suara cloture guna memecah kebuntuan diskusi, setelah masa libur reses Agustus usai pada awal September mendatang.

Bagi entitas penasihat keuangan arus utama dan pengelola dana korporasi, perizinan melalui aturan tertulis federal memiliki makna lebih. Draf kustodi yang ditelaah Gedung Putih secara bertahap menjadi prasyarat masuknya jembatan penghubung arus uang institusional ke lanskap kripto dengan pijakan hukum sah.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Thailand Majukan Aturan ETF Spot Bitcoin dan Ethereum - Incar 70 Juta Penduduk Usai Manuver AS dan Hong Kong


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share