Secret Network, blockchain layer-1 berbasis privasi yang sejak 2020 menetap di ekosistem Cosmos, mengusulkan pindah rumah ke Arbitrum - jaringan layer-2 di atas Ethereum. Alasan yang diajukan tim bukan sekadar soal likuiditas atau tren pasar, tapi ancaman keamanan yang semakin konkret: kode lama yang kian mudah dibedah dan dieksploitasi dengan bantuan kecerdasan buatan.
Kode Lawas Jadi Sasaran Empuk di Era AI
“Risiko keamanan adalah bagian yang paling kami seriusi,” kata tim Secret Network, seperti dikutip dalam pengumuman resminya. Mereka menyebut model AI mutakhir - termasuk Claude Mythos 5 buatan Anthropic - telah secara signifikan mempermudah proses menemukan dan mengeksploitasi celah kode yang sudah lama tidak disentuh. Kekhawatiran ini bukan tanpa dasar: pada Juni lalu, jembatan IBC antara Axelar dan Secret dibobol lewat bug “infinite mint”, menyebabkan kerugian $4,7 juta aset yang terkunci di jembatan tersebut - meski token native SCRT sendiri tidak terdampak langsung.
Dibanding tetap bertahan dengan tooling Cosmos yang menurut tim sudah “makin goyah”, Arbitrum ditawarkan sebagai tempat berlabuh yang lebih aman: likuiditas dalam, dukungan wallet dan exchange yang matang, serta ribuan builder aktif. Rencananya, snapshot saldo SCRT akan diambil 1 September, menjadi dasar penerbitan kontrak ERC-20 SCRT baru di Arbitrum.
Cosmos Ditinggalkan Satu per Satu
Secret bukan proyek pertama yang hengkang. NilChain sudah lebih dulu pindah ke Ethereum pada Februari, disusul Noble pada Januari, sementara Sei Network menuntaskan transisi penuh dari Cosmos ke EVM pada Juni - menutup total lapisan transaksi Cosmos-nya. Total value locked di seluruh ekosistem Cosmos kini sekitar $2 miliar, anjlok 88% dari puncaknya di siklus bull 2021, sementara TVL Secret sendiri di Cosmos tersisa hanya $1,3 juta - kontras tajam dengan $17,4 miliar total value secured yang dipegang Arbitrum sebagai layer-2 terbesar.
Pasar merespons proposal ini dengan cepat dan negatif: SCRT anjlok 24% dalam 24 jam ke level 4,1 sen, kini lebih dari 99% di bawah puncak harganya pada 2021.
📌 Baca JugaWhale Terkait a16z Berbalik Jadi Penjual, Setor 28 Juta Dolar Token HYPE ke Bursa - Harga Ambles 12%
Ketika Bertahan Lebih Berisiko daripada Pindah
Kejatuhan harga SCRT begitu proposal diumumkan menunjukkan betapa gugupnya pasar terhadap perubahan arah sebesar ini - tapi ironisnya, ketakutan itu sendiri membenarkan alasan Secret untuk pindah. Sebuah jaringan dengan TVL yang menyusut dan builder yang terus berpindah punya lebih sedikit alasan untuk bertahan di rumah lama hanya demi loyalitas historis. Yang jadi pertanyaan sebenarnya bukan apakah Secret akan selamat di Arbitrum, melainkan apakah eksodus serupa dari Cosmos ke Ethereum akan terus berlanjut sampai ekosistem asal itu benar-benar kosong.
Dilansir dari Cointelegraph.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




