📅 Jumat, 24 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Sembilan Pemain Besar Patungan $15 Juta Lindungi Bitcoin dari Kuantum - Tapi Kapan Ancaman Itu Tiba Masih Diperdebatkan

Sembilan Pemain Besar Patungan $15 Juta Lindungi Bitcoin dari Kuantum - Tapi Kapan Ancaman Itu Tiba Masih Diperdebatkan

📚 Istilah di Artikel Ini:

Sembilan perusahaan dari dunia kripto dan keuangan tradisional baru saja membentuk Bitcoin Security Consortium. Grup yang terdiri dari Strategy milik Michael Saylor, BlackRock, Coinbase, Anchorage Digital, ARK Invest, Block, Blockstream, Fidelity Digital Assets, dan Galaxy ini berkomitmen menyuntikkan dana $15 juta selama tiga tahun ke depan. Uang itu dikhususkan mendanai riset keamanan dan pengembangan open-source Bitcoin.

Langkah ini diambil meski komputer kuantum yang sanggup menembus kriptografi Bitcoin belum ada saat ini. Data CryptoQuant mencatat sekitar 6,9 juta keping Bitcoin berpotensi rentan seandainya mesin pembobol itu kelak terwujud. Pengembang inti sebenarnya sudah mulai menyiapkan pertahanan teknis lewat proposal seperti BIP 360, yang akan memperkenalkan jenis output baru untuk membatasi paparan public key di jaringan.

Uang Patungan Tanpa Kendali Protokol

Menariknya, dana $15 juta ini tidak dipegang satu pintu oleh konsorsium. Setiap anggota bebas memilih sendiri pengembang atau peneliti yang ingin mereka danai. Grup ini juga menegaskan tidak akan menyetir arah pengembangan Bitcoin atau mengambil sikap terkait perubahan protokol. Mike Schmidt, direktur eksekutif dari Brink yang merupakan organisasi nirlaba pendukung pengembang, maju mengoordinasikan kerja konsorsium atas dasar sukarela.

“Developer Bitcoin Core melakukan pekerjaan yang sangat penting,” kata kepala aset digital BlackRock, Robert Mitchnick. Di luar langkah konsorsium ini, Galaxy Digital sebelumnya telah meluncurkan inisiatif terpisah senilai $5 juta khusus untuk membiayai solusi tanda tangan tahan kuantum, alat migrasi wallet, dan audit keamanan. Namun, belum jelas apakah kucuran awal dari Galaxy ini sudah termasuk dalam hitungan total patungan $15 juta yang baru diumumkan.

Berpacu Melawan Tenggat Waktu yang Tak Pasti

Pemain industri sepakat ancaman kuantum butuh pertahanan, tapi mereka berbeda pandangan soal kapan bahaya itu datang. Pada November 2025 lalu, CEO Blockstream Adam Back menilai Bitcoin belum menghadapi ancaman kuantum setidaknya 20 hingga 40 tahun ke depan. Sebaliknya, laporan Bernstein pada April 2026 memberi tenggat waktu jauh lebih sempit. Mereka memperkirakan Bitcoin hanya punya waktu tiga sampai lima tahun untuk menyiapkan pembaruan tahan kuantum sebelum mesin peretas itu siap digunakan.

Dana Pensiun Louisiana Tambah 700 Saham Strategy - Tapi Ini Sebenarnya Eksposur Bitcoin Bagi 150.000 Pegawai Negeri📌 Baca JugaDana Pensiun Louisiana Tambah 700 Saham Strategy - Tapi Ini Sebenarnya Eksposur Bitcoin Bagi 150.000 Pegawai Negeri

Membangun perlindungan untuk jaringan desentralisasi sebesar Bitcoin butuh proses berjenjang. Perdebatan soal hitung mundur waktu mungkin masih terus berjalan di kalangan analis, tapi masuknya komitmen dana institusi mempertegas satu hal: ancaman itu ditanggapi serius. Bagi komunitas pengembang, patungan ini memastikan mereka bisa mulai memasang palang pintu keamanan sejak dini, jauh sebelum komputer kuantum benar-benar mengetuk jaringan. Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share