📅 Kamis, 23 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Bank Kustodian Terbesar Dunia Hapus Jam Libur Obligasi AS - Stablecoin Ripple dan OpenEden Jadi Pionir

Bank Kustodian Terbesar Dunia Hapus Jam Libur Obligasi AS - Stablecoin Ripple dan OpenEden Jadi Pionir

BNY siap merombak jadwal operasional pasar utang Amerika Serikat. Bank kustodian terbesar di dunia ini berencana mendukung penyelesaian (settlement) obligasi AS, baik versi konvensional maupun tokenisasi, agar beroperasi penuh sepanjang waktu mulai 2027. Sebagai langkah awal, pengujian obligasi tokenisasi di jaringan blockchain privat akan dieksekusi sebelum akhir tahun 2026.

Transaksi percobaan perdana ini telah selesai digelar. Ripple ikut berpartisipasi langsung lewat stablecoin RLUSD, sementara BNY Dreyfus bertindak mewakili entitas di balik stablecoin USDO milik OpenEden. Prosesnya dimulai ketika Tradeweb mengambil alih penanganan transaksi persis setelah sistem Fedwire Securities menyetop seluruh transfer Treasury pasar sekunder untuk hari itu. Sesaat kemudian, penyelesaian dana tuntas lewat jalur tunai yang memang sudah ada.

Menambal Celah Waktu Pasar

Penerbit stablecoin seperti RLUSD dan USDO menaruh dana pada utang pemerintah jangka pendek sebagai aset cadangan. Token kripto mereka bebas berpindah tangan 24 jam sehari. Namun, pasar aset Treasury yang menjadi jaminannya masih terikat kaku oleh jam kerja perbankan. Lewat uji coba terbarunya, BNY membuktikan dinding pemisah ini bisa ditembus. Aktivitas Treasury bagi penerbit stablecoin kini bisa terus berjalan meski jendela penyelesaian utama AS sudah ditutup.

Sekuritas pada uji coba awal ini memang belum ditokenisasi penuh. Tapi pembuktian ini cukup kuat untuk menghapus status mandek saat akhir pekan tiba. Untuk mengejar target operasi penuh di 2027, bank ini bersiap memperluas cakupan jaringan penyelesaiannya tahun ini agar bisa melayani jam perdagangan di kawasan Asia, Eropa, dan Amerika Serikat.

Jembatan Baru Menuju Keuangan Digital

Kedekatan BNY dengan entitas kripto bukan hal baru. Institusi ini memegang peran krusial sebagai kustodian utama cadangan stablecoin RLUSD. Fungsi serupa juga mereka jalankan bagi OpenEden, di mana BNY menyediakan layanan kustodi sekaligus manajemen investasi untuk dana Treasury tokenisasi mereka.

Ramp Buka Transfer Stablecoin Solana ke 140 Negara - Jam Kerja Perbankan Tak Lagi Berlaku📌 Baca JugaRamp Buka Transfer Stablecoin Solana ke 140 Negara - Jam Kerja Perbankan Tak Lagi Berlaku

Langkah menembus batas waktu transaksi tradisional ini sejalan dengan inisiatif BNY awal tahun ini. Pada Januari 2026, mereka telah merilis fitur saldo simpanan tokenisasi bagi nasabah institusional. Jika visi besar ini berjalan lancar, para pemain aset digital tak perlu lagi bergantung pada jam buka bank saat harus memindahkan likuiditas besar.

Dilansir dari CoinDesk.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share