๐Ÿ“… Sabtu, 7 November 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Sistem Kartu Gnosis Pay Dibobol hingga CVV Bocor - Manajemen Pastikan Dana Nasabah Aman

Sistem Kartu Gnosis Pay Dibobol hingga CVV Bocor - Manajemen Pastikan Dana Nasabah Aman

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Penyedia kartu debit Visa kripto Gnosis Pay mengonfirmasi insiden peretasan sistem keamanan yang mengekspos informasi pribadi nasabah. Pembobolan ini terdeteksi pada sistem kartu konsumen warisan pada 3 November 2026. Akses tanpa izin itu dilokalisasi dalam waktu dua jam, tetapi nomor kartu pembayaran, alamat rumah, hingga alamat dompet kripto nasabah sempat diakses pihak luar.

Meski data pengguna terekspos, manajemen memastikan seluruh dana nasabah tetap aman tanpa adanya saldo yang hilang.

Apa Saja Data yang Terekspos

Informasi yang diakses pelaku peretasan tergolong lengkap dan menyentuh data pembayaran mendasar. Gnosis Pay merinci kebocoran mencakup 16 digit nomor kartu pembayaran, tanggal kedaluwarsa kartu, serta kode keamanan CVV. Selain rincian kartu, nama pelanggan, alamat tempat tinggal, alamat email, nomor telepon, dan kewarganegaraan nasabah juga ikut bocor.

Rincian perbankan lain seperti kode IBAN dan BIC milik nasabah turut diakses peretas. Insiden ini sekaligus membuka alamat dompet kripto, sehingga data perbankan konvensional dan identitas pemilik kini berada di tangan pihak luar.

Berdasarkan data pelacak pihak ketiga OpenRate, Gnosis Pay memiliki sekitar 2.400 pemegang kartu aktif harian dengan volume transaksi harian mencapai $263.200. Di tengah kebocoran pada segmen konsumen ini, perusahaan memastikan platform kartu enterprise yang melayani mitra label putih tidak terdampak.

Kartu Langsung Dibatalkan dan Celah Ditutup

Gnosis Pay langsung bertindak pada hari ditemukannya pembobolan. Melalui notifikasi resmi kepada nasabah, seluruh kartu yang terindikasi bocor dibatalkan pada 3 November 2026. Hingga saat ini, perusahaan belum mendeteksi adanya transaksi mencurigakan maupun pergerakan dana ilegal pada sistem pembayaran mereka.

Sebagai langkah mitigasi darurat, Gnosis Pay mengganti seluruh kredensial keamanan yang terkompromi dan menutup celah kerentanan yang ada. Perusahaan juga memberlakukan verifikasi wajib 3D Secure untuk setiap transaksi online. Ketentuan pengamanan ini dipertahankan hingga sistem kartu konsumen warisan resmi dipensiunkan pada 20 Desember 2026.

Tanpa Perlu Tanda Tangan Transaksi - Eksploit DarkSword Incar Dompet Kripto iPhone Lewat Safari๐Ÿ“Œ Baca JugaTanpa Perlu Tanda Tangan Transaksi - Eksploit DarkSword Incar Dompet Kripto iPhone Lewat Safari

Ancaman Phishing Mengintai Usai Data Bocor

Kendati dana pengguna tidak tersentuh, kebocoran data identitas membuka ancaman baru bagi nasabah. Gnosis Pay memperingatkan seluruh pengguna mengenai potensi serangan rekayasa sosial atau penipuan phishing yang memanfaatkan data curian. Pelaku berpeluang menyalahgunakan rincian kontak dan identitas yang bocor untuk mengelabui nasabah.

Guna meredam risiko kerugian, Gnosis Pay menyiapkan layanan pemantauan penyalahgunaan data identitas bagi nasabah yang terdampak. Bagi para pemegang kartu, kehati-hatian menghadapi pesan atau panggilan mencurigakan menjadi perlindungan utama sembari menunggu pembaruan sistem berjalan penuh.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Bank Prancis Beraset $235 Miliar Jadi Korban Pencurian $133 Juta - Penarikan Gelap Masih Terjadi Usai Peringatan Publik


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share