๐Ÿ“… Rabu, 26 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Stablecoin Ripple Tembus $2 Miliar - Tapi Ada Jebakan Harga di Balik Euforia XRP

Stablecoin Ripple Tembus $2 Miliar - Tapi Ada Jebakan Harga di Balik Euforia XRP

Stablecoin milik Ripple, RLUSD, baru saja melampaui kapitalisasi pasar $2 miliar. Dari total pasokan yang beredar, sekitar $1 miliar dicetak eksklusif di atas XRP Ledger (XRPL). Pemilihan jaringan internal ini berarti pasokan baru itu tidak memakai jaringan Ethereum atau blockchain layer-1 lainnya.

Angka kapitalisasi baru itu langsung menempatkan RLUSD sebagai penantang serius di industri mata uang kripto. Kehadirannya mulai memecah pangsa pasar stablecoin global yang selama bertahun-tahun dikuasai hampir mutlak oleh USDT dan USDC.

Perluasan pasokan RLUSD berjalan seiring dengan pergerakan harga token aslinya. Sepanjang satu minggu terakhir, nilai tukar XRP mencatat reli tajam di kisaran 46% hingga 55%. Harga koin ini naik dari batas $1,00 pada awal bulan Agustus dan terus mendaki menuju titik tertingginya di angka $1,5505. Kenaikan cepat itu membawa kapitalisasi pasar XRP menyentuh $91 miliar pada puncak reli minggu ini.

Saat ini, aksi beli mulai sedikit mereda. XRP diperdagangkan turun di level $1,4554, masuk ke dalam fase koreksi rutin setelah tarikan harga yang kuat.

Tren Kuat atau Sekadar Pantulan?

Bagi para pembaca grafik teknikal, pergerakan harga XRP belakangan ini memiliki pijakan nyata. Indeks Average Directional Index (ADX) - alat ukur untuk membaca arah kekuatan suatu aset - saat ini berada di level 44,8. Angka setinggi ini mengonfirmasi bahwa tren kenaikan yang terbentuk didorong oleh volume riil, bukan sekadar pantulan harga yang lemah.

Namun pergerakan agresif itu mulai menyeret indikator lain masuk ke zona rawan. Relative Strength Index (RSI) XRP bertengger tepat di level 76,8. Posisi ini berada di atas batas 70, memberikan sinyal terang bahwa reli harga sudah berjalan terlalu panas dan masuk ke teritori jenuh beli (overbought).

Risiko Bull Trap di Balik Euforia

Tantangan paling kritis bagi trader XRP saat ini ada pada susunan rata-rata pergerakan harganya. Formasi teknikal death cross - kondisi di mana garis Exponential Moving Average (EMA) 50 hari tertahan di bawah EMA 200 hari - masih aktif di grafik. Indikator jangka menengah ini belum mampu memotong ke atas garis panjangnya walau harga koin sedang melaju.

Revolut Rilis Stablecoin Euro ke Aplikasi Ritelnya - Tapi Kendali Cadangan Dipegang Stripe AS๐Ÿ“Œ Baca JugaRevolut Rilis Stablecoin Euro ke Aplikasi Ritelnya - Tapi Kendali Cadangan Dipegang Stripe AS

Kombinasi antara RSI yang jenuh dan jebakan death cross menciptakan kerawanan tersendiri. Jika dorongan pembeli mereda dan harga gagal menembus kembali titik resistensi $1,55, lonjakan minggu ini berpeluang putar balik menjadi bull trap. Pola ini berisiko menjerat investor yang masuk terlambat di harga puncak.

Langkah Ripple memusatkan pencetakan pasokan RLUSD di jaringannya sendiri membuktikan ambisi mereka di pasar stablecoin. Namun bagi para pihak yang memperdagangkan XRP hari ini, deretan indikator teknikal menyodorkan satu pesan jelas: menepi sejenak adalah keputusan paling logis saat mesin pasar mulai terlalu panas.

Dilansir dari @Cointelegraph di X.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: USD1 Masuk Pasar Institusi $9 Triliun Sebulan - Tapi Izin Penerbit Aslinya Masih Tertahan Syarat $20 Juta


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share