Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss (FINMA) resmi memberikan persetujuan bagi peluncuran exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot pertama yang dapat diakses oleh investor ritel. Langkah ini mengizinkan produk bursa di Swiss berinvestasi langsung pada Bitcoin fisik, bukan sekadar instrumen turunan. Pengawas keuangan Swiss mengonfirmasi keputusan diambil atas dasar meningkatnya minat masyarakat dan institusi terhadap produk investasi aset kripto, terutama Bitcoin.
Sejumlah penyedia dana dilaporkan telah mengajukan maupun mengumumkan permohonan penerbitan ETF Bitcoin kepada regulator. Kendati demikian, FINMA belum membeberkan identitas emiten pertama yang disetujui kepada publik. Persetujuan ini menyingkirkan rintangan regulasi utama bagi hadirnya ETF Bitcoin spot ritel pertama di Swiss setelah bertahun-tahun tertahan.
Pengecualian Aturan yang Bertahan Sejak 2021
Ketetapan baru ini mengubah pembatasan ketat yang diberlakukan regulator lima tahun lalu. Pada 2021, FINMA hanya membatasi izin penerbitan reksa dana kripto untuk kalangan investor berkualifikasi, seperti lembaga keuangan atau individu dengan nilai aset tertentu. Investor ritel umum saat itu sama sekali tidak memiliki akses masuk ke produk reksa dana berbasis aset kripto langsung.
Saat menetapkan aturan pada 2021, FINMA memberikan perlakuan khusus berupa pengecualian standar diversifikasi risiko bagi Bitcoin. Pertimbangan regulator berlandaskan rekam jejak perdagangan Bitcoin yang panjang serta likuiditas volume transaksi yang jauh lebih tinggi dibanding aset digital lain di pasar. Karakteristik likuiditas itu dinilai mampu membedakan Bitcoin dari instrumen kripto lainnya.
Peringatan Risiko di Balik Reputasi Ramah Kripto
Kendati memberi lampu hijau bagi publik, FINMA menyampaikan peringatan tegas bagi calon pemodal. Pengawas pasar mengingatkan bahwa investasi pada Bitcoin tetap memiliki risiko pasar tinggi akibat volatilitas harga yang tajam. Pergerakan liar aset kripto ini berpotensi menghilangkan sebagian besar modal investor apabila tren pasar berbalik melemah.
Di kawasan Eropa, Swiss terus mempertahankan reputasinya sebagai salah satu yurisdiksi paling ramah terhadap aset digital. Kota Lugano tercatat telah mengadopsi pembayaran pajak daerah menggunakan Bitcoin dan USDT sejak 2023. Pada saat yang sama, bursa SIX Swiss Exchange juga telah memfasilitasi perdagangan produk ETP iShares yang didukung sistem kustodi dingin dari Coinbase.
Bagi kalangan ritel di Swiss, persetujuan ini membuka gerbang kepemilikan aset kripto fisik lewat jalur resmi tanpa perlu memenuhi syarat investor berkualifikasi. Namun akses bursa yang kian mudah tidak menghapus sifat asli asetnya: potensi modal lenyap akibat gejolak harga tetap menjadi beban yang harus ditanggung sendiri oleh pembeli.
๐ Baca JugaBlackRock Daftarkan ETF Bitcoin PBIT - Tukar Sebagian Potensi Untung demi Tahan Kerugian
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




