Volume perdagangan kripto di platform eToro runtuh ke angka 1,4 juta transaksi pada bulan Juli - amblas 73% dibandingkan tahun lalu. Menghadapi kondisi itu, eToro bermanuver dengan mengumumkan rencana pengambilalihan TradeZero, sebuah perusahaan broker online asal Amerika Serikat.
Penurunan transaksi ini memukul pembukuan kripto eToro, dengan pendapatan yang merosot 30% dibandingkan kuartal kedua tahun 2025. Total dana investasi pengguna di aset digital pada platform mereka juga terpangkas separuhnya. Sebaliknya, lini bisnis saham dan komoditas kini tampil menjadi penopang utama lewat sumbangan pendapatan bersih $141 juta.
Mengincar Margin Tinggi di Amerika Serikat
Lewat akuisisi TradeZero, eToro berupaya memperkuat pijakan di pasar AS sekaligus menarik masuk arus kas baru. Sepanjang 12 bulan terakhir hingga 30 Juni 2026, TradeZero mencatatkan pendapatan sekitar $80 juta dengan tingkat margin kotor 81%.
Manajemen eToro meyakini masuknya TradeZero akan memberikan dampak akretif - menambah laba per saham (EPS) yang disesuaikan pada tahun pertama setelah transaksi selesai. Kesepakatan ini ditargetkan resmi ditutup pada paruh pertama tahun 2026.
Data Internal: Pengguna Kripto Beralih ke Saham
Langkah eToro memprioritaskan ekspansi ke aset tradisional sejalan dengan perubahan perilaku pelanggan mereka. Data internal perusahaan memperlihatkan pergerakan minat yang jelas. Lebih dari 60% pengguna eToro yang aktif berdagang komoditas antara kuartal keempat 2025 hingga kuartal pertama 2026, berlanjut melakukan transaksi saham pada kuartal kedua 2026.
Bagian paling menarik dari tren ini ada pada rekam jejak para pelakunya: hampir sembilan dari sepuluh pengguna dalam kelompok itu punya riwayat memperdagangkan kripto di eToro. Angka ini menandakan bahwa basis pengguna digital eToro tidak sekadar diam saat pasar lesu, melainkan mencari peluang keuntungan di kelas aset lain.
๐ Baca JugaBitMEX Pasang Valuasi $1 Miliar Sebelum Menyerah - Tapi Status Tiga Pendirinya Bikin Pembeli Mundur
Mampukah Manuver Ini Meyakinkan Investor?
TradeZero bukan satu-satunya target belanja eToro tahun ini. Pada bulan April, perusahaan juga mengumumkan rencana mengakuisisi Zengo, penyedia dompet kripto self-custodial. Pembelian dua entitas di sektor tradisional dan kripto ini memperlihatkan upaya perombakan struktur layanan.
Meski manajemen eToro rajin berekspansi, langkah ini belum direspons positif oleh publik. Saham ETOR yang melantai di bursa Nasdaq anjlok lebih dari 5% pada sesi prapasar hari Selasa, melanjutkan pelemahan dari hari Senin. Para pemegang saham tampaknya masih menimbang apakah akuisisi broker ini sepadan dengan lubang pendapatan yang ditinggalkan oleh para pedagang kripto. Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




