Hubungan bisnis Trump Media & Technology Group dan Crypto.com resmi berakhir prematur. Keduanya sepakat membatalkan tiga inisiatif besar sekaligus: rencana pembentukan perusahaan publik untuk perbendaharaan token CRO bernama Trump Media Group CRO Strategy yang sedianya digarap bersama Yorkville Acquisition Corp, perjanjian layanan ETF dari Crypto.com untuk Yorkville America, serta integrasi pasar prediksi langsung ke dalam platform Truth Social.
Mundurnya Trump Media ini kontras dengan langkah mereka tahun lalu. Pada September 2025, perusahaan pemilik kode saham DJT ini membeli token CRO senilai $105 juta sebagai bentuk komitmen awal kemitraan. Kini, rencana integrasi pasar prediksi di Truth Social diturunkan statusnya menjadi kesepakatan pemasaran biasa. Crypto.com hanya akan mendapat slot promosi di hadapan pengguna Truth Social, bukan lagi beroperasi sebagai fitur bawaan di dalam aplikasi.
Alasan di Balik Batalnya Kesepakatan
Pihak perusahaan menyebut kondisi pasar dan pergeseran prioritas pemangku kepentingan sebagai alasan resmi pembatalan ini. CEO sementara Kevin McGurn menilai pasar perbendaharaan aset digital saat ini sudah terlalu penuh sesak. Fitur staking yang sebelumnya menjadi nilai jual juga dianggap kurang mendesak bagi peta jalan bisnis Crypto.com ke depan.
Kabar yang pertama kali diungkap oleh Axios dan dikonfirmasi oleh CoinDesk serta Decrypt ini juga tidak lepas dari suhu politik di Washington. Undang-undang CLARITY Act yang mengatur aset digital kini mandek di tengah perdebatan etika terkait bisnis kripto keluarga Trump. Isu politik ini menjadi konteks tebal yang melatarbelakangi mundurnya Trump Media dari berbagai proyek aset digital baru.
Kedekatan kedua entitas sebenarnya sudah terjalin jauh sebelum pembatalan ini. Crypto.com pernah menyalurkan donasi senilai $35 juta kepada komite aksi politik pro-Trump, MAGA Inc. Langkah ini sempat berbuah manis ketika platform bursa kripto itu mendapat persetujuan bersyarat untuk lisensi bank perwalian nasional dari lembaga OCC pada Februari lalu.
Berpaling dari Kripto ke Energi Fusi
Batalnya tiga proyek kripto ini menandai arah baru bagi Trump Media. Perusahaan kini memfokuskan sumber daya pada bisnis media inti, lisensi data, dan rencana merger dengan perusahaan energi fusi TAE. Kesepakatan merger ini ditargetkan rampung sebelum penutupan tahun 2026.
📌 Baca JugaCrypto PAC Bakar Puluhan Juta Dolar Lobi Clarity Act - Senat AS Malah Pilih Liburan Tanpa Keputusan
Meski menghentikan ekspansi proyek kripto, aset digital belum sepenuhnya hilang dari buku perusahaan. Trump Media masih mencatatkan kepemilikan 9.542 BTC di neraca keuangan per kuartal kedua. Angka ini sedikit berkurang setelah perusahaan kedapatan memindahkan 2.628 BTC bernilai $165 juta ke alamat dompet yang terkait dengan entitas Crypto.com pada awal pekan ini.
Pasar langsung merespons negatif pembatalan tiga kesepakatan ini. Harga token CRO jatuh tajam usai berita menyebar luas, memaksanya diperdagangkan di sekitar angka $0,05. Kapitalisasi pasarnya kini ikut merosot dan tertahan di kisaran $2,4 miliar.
Bagi pemegang token CRO, pembatalan ini memberi satu pelajaran jelas. Kemitraan strategis dengan perusahaan afiliasi tokoh politik besar bisa memberi sentimen instan, namun bisa menguap kapan saja ketika suhu regulasi dan prioritas bisnis berubah arah.
Dilansir dari CoinDesk.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




