Uniswap governance resmi menyalakan fitur protocol fee untuk pool v4 tertentu di beberapa jaringan blockchain. Keputusan pemungutan biaya protokol ini langsung memancing reaksi dari komunitas kripto dan memicu perdebatan. Hal ini memaksa founder Uniswap, Hayden Adams, turun ke X pada Selasa (28 Juli 2026) demi meredam narasi liar yang menyebut langkah baru ini merugikan penyedia likuiditas (LP).
Bukan Potongan 25 Persen
Adams tidak menahan diri kala merespons kritik yang beredar, menyebut seluruh tuduhan yang dialamatkan pada platform murni sebagai “FUD and misunderstanding” - ketakutan dan kesalahpahaman belaka. Ia menepis langsung klaim yang paling banyak disuarakan oleh kritikus: bahwa Uniswap kini mengambil jatah 25% dari keuntungan penyedia likuiditas.
Untuk meluruskan tuduhan itu, Adams membeberkan hitungan pasti di balik layar. Ia mengambil contoh kasus nyata pada pool likuiditas dengan tarif 30 basis poin. Dalam skenario operasional ini, protocol fee yang ditarik bernilai 5 basis poin. Porsi ini kira-kira setara dengan 14% dari total tarif pertukaran (swap fee) yang dibayarkan oleh pengguna akhir.
Satu poin yang ditekankan kuat oleh Adams: mekanisme biaya baru ini bersifat mutlak aditif. Biaya ini dipungut terpisah sebagai tambahan di luar sistem, bukan mengiris jatah fee milik penyedia likuiditas yang sudah ada sebelumnya.
Uang Institusi Tetap Masuk
Debat sengit soal tarif ini sulit dihindari mengingat besarnya skala platform yang sedang dibahas. Berdasarkan data dari pelacak on-chain DefiLlama, Uniswap masih kokoh duduk di puncak klasemen bursa desentralisasi dunia berdasarkan total nilai terkunci (TVL). Tercatat ada dana senilai $3,06 miliar yang saat ini mendekam di dalam protokol. Posisi dominan ini membuat setiap perombakan aturan bisa berdampak langsung pada dompet jutaan pengguna DeFi.
Menariknya, saat kritik publik sedang memanas, kepercayaan institusional pada Uniswap justru melangkah ke arah sebaliknya. Protokol Spark baru saja memigrasikan pasokan stablecoin senilai $150 juta ke dalam ekosistem Uniswap. Eksekusi perpindahan dana ratusan juta dolar ini dilakukan dengan satu niat utama: memanfaatkan fitur likuiditas bersama (shared liquidity) yang menjadi andalan versi terbaru bursa ini.
📌 Baca Juga40 Juta XRP Mengalir ke DeFi Tanpa Dompet Baru - Flare v1.3 Pangkas Syarat Jadi Satu Tanda Tangan
Bagi komunitas kripto, rincian hitungan dari Adams ini menjelaskan duduk perkara soal biaya protokol. Di sisi lain, dana paus yang tetap berlabuh membuktikan satu hal: keributan di media sosial tak selalu sejalan dengan pergerakan modal sesungguhnya di pasar.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




