Ripple merilis XRPL AI Starter Kit versi 1.1 yang langsung mengadopsi Machine Payments Protocol (MPP) buatan Stripe dan Tempo. Alat bantu pengembang ini juga merangkul standar antarmuka Open Wallet Standard. Gabungan dua protokol membuka rel pembayaran baru bagi program komputer untuk melakukan transaksi moneter mandiri di atas XRP Ledger.
Langkah arsitektural ini merakit agen kecerdasan buatan dari sekadar alat pemroses perintah menjadi entitas ekonomi bersaldo.
Mesin yang Membayar Tagihannya Sendiri
Integrasi standar MPP memberi agen AI kemampuan untuk mengeksekusi penyelesaian dana otomatis. Mereka sanggup menjalankan rentetan transaksi mikro berulang kali untuk mendukung operasional kerja, menggunakan koin kripto XRP maupun stablecoin RLUSD.
Sistem pembayaran otonom membiayai tiga kebutuhan utama dari waktu ke waktu. Agen kecerdasan buatan menyalurkan aset digital langsung untuk membeli set data eksternal, menyewa daya komputasi dari server luar, hingga mengakses layanan online berbayar. Dompet program menuntaskan tagihan harian tanpa jeda menunggu otorisasi kartu kredit dari pengelola.
Tidak Perlu Merombak Kode Dasar
Keseragaman infrastruktur mendatangkan efisiensi teknis bagi pengembang perangkat lunak pihak ketiga. Programmer yang mengelola aplikasi berbasis MPP Stripe kini langsung menerima aliran pembayaran dari XRPL.
Konektivitas siap pakai membebaskan pengembang dari keharusan membongkar arsitektur dasar perangkat lunak yang sudah beroperasi. Keselarasan standar mempercepat proses pengikatan aplikasi web ke jaringan penyelesaian transaksi kripto.
Memperluas Jejak di Ekonomi Mesin
Adopsi protokol tambahan melengkapi manuver awal Ripple di ranah pertukaran nilai antar-mesin. Pada Juni lalu, perusahaan meluncurkan dukungan standar pembayaran web x402 sebagai fasilitas perdana transaksi perangkat lunak otonom.
๐ Baca JugaZcash Meroket 23% Saat Fed Kerek Suku Bunga - Pengakuan Bos Paradigm Jadi Pemicunya
Penyatuan MPP buatan Stripe dan Tempo berfungsi memperkuat posisi XRPL di dalam ekosistem ekonomi mesin. Jaringan menyusun cetak biru untuk menampung lalu lintas transaksi dalam volume tinggi yang dihasilkan oleh ribuan agen AI.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Zcash Meroket 23% Saat Fed Kerek Suku Bunga - Pengakuan Bos Paradigm Jadi Pemicunya
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




