📅 Selasa, 18 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Upgrade Glamsterdam Bakal Ubah Aturan Biaya Gas Ethereum - Imbasnya Banyak Wallet dan Estimator Terancam Tumbang

Upgrade Glamsterdam Bakal Ubah Aturan Biaya Gas Ethereum - Imbasnya Banyak Wallet dan Estimator Terancam Tumbang

Tim Protocol DevOps dari Ethereum Foundation baru saja membunyikan alarm bagi para pengembang infrastruktur. Pada Senin, 17 Agustus 2026, tim ini mengeluarkan peringatan resmi bahwa sejumlah wallet, indexer, serta estimator gas berpotensi mengalami kerusakan fungsi. Pangkal masalahnya bermuara pada perombakan model penghitungan gas yang dibawa dalam pembaruan jaringan Glamsterdam.

Menyikapi potensi gangguan sistem ini, Ethereum Foundation mendesak kalangan developer untuk segera menguji coba produk mereka di Plataberget, jaringan testnet publik yang diluncurkan pada 13 Agustus lalu.

Akhir dari Asumsi Mutlak 21.000 Gas

Pusat perubahan ini terletak pada implementasi proposal EIP-8037. Aturan baru ini memperkenalkan dimensi state-gas yang terpisah, khusus berlaku untuk operasi yang menciptakan state baru. Selama ini, transfer ETH dikenal selalu memakan biaya standar 21.000 gas. Kini, aturan itu tidak lagi berlaku merata untuk semua jenis pengiriman dana.

Transaksi pengiriman ETH ke akun yang sudah beroperasi di jaringan memang tetap dipertahankan pada batas 21.000 gas. Namun, jika transfer ditujukan ke alamat akun yang sama sekali baru, pengguna akan langsung dikenakan tarif tambahan berupa biaya state-gas di luar perhitungan dasar.

Struktur biaya baru inilah yang mengancam stabilitas produk perangkat lunak lama. Banyak tool pengembang saat ini ditulis dengan mematok batas gas maksimum pada angka tetap. Tool yang menerapkan hardcode seperti ini dipastikan akan rusak dan kodenya harus diperbarui. Revisi juga wajib dilakukan oleh penyedia tool yang selama ini hanya membaca satu dimensi gas, atau sistem yang berasumsi bahwa 21.000 gas pasti mencukupi semua ragam transfer ETH.

Jadwal Pembaruan dan Rombakan Lanjutan

Fork Glamsterdam dijadwalkan langsung aktif di jaringan Plataberget pada hari Kamis pekan ini. Pengaktifan ini menjadi langkah pendahuluan sebelum kode pembaruan disebar ke testnet utama seperti Sepolia dan Hoodi. Jaringan Plataberget sendiri dirancang untuk terus beroperasi selama beberapa bulan ke depan sebagai staging testnet khusus mengawal pembaruan tahap ini.

Ethereum Bidik Breakout $2.000 Lewat Tiga Lapis Resistensi - Tapi Arus Keluar ETF $2,26 Juta Punya Cerita Beda📌 Baca JugaEthereum Bidik Breakout $2.000 Lewat Tiga Lapis Resistensi - Tapi Arus Keluar ETF $2,26 Juta Punya Cerita Beda

Perombakan biaya gas hanyalah satu dari sejumlah pembaruan teknis di Glamsterdam. Jaringan juga akan menerapkan pemisahan antara pengusul dan pembuat blok (enshrined proposer-builder separation) serta daftar akses pada tingkat blok (block-level access lists). Selain itu, batas ukuran smart contract dan batas initialization-code juga resmi ditingkatkan kapasitasnya.

Transisi tingkat dasar pada blockchain selalu datang dengan risiko putusnya kompatibilitas aplikasi yang menumpang di atasnya. Bagi para penyedia wallet dan estimator gas, pengujian hari ini adalah penentu apakah layanan mereka bisa selamat menghadapi tarif dimensi ganda atau justru terhenti saat pembaruan utama tiba.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share