VanEck resmi mengajukan permohonan penarikan pendaftaran trust ETF Lido Staked Ether ke Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat pada Rabu. Langkah manajer investasi ini menghentikan rencana peluncuran produk yang sudah didaftarkan lewat formulir S-1 sejak 16 Oktober 2025. Lewat dokumen keterbukaan yang disampaikan ke regulator, VanEck Digital Assets menyatakan pihaknya tidak berniat melanjutkan rencana distribusi saham dari trust itu.
Padahal, trust ini dirancang membawa komponen yang belum ada di produk ETF spot Ethereum reguler: imbal hasil staking.
Rancangan Bagi Hasil yang Batal Meluncur
Dalam rancangan aslinya, produk ETF ini sedianya memegang token liquid staking Lido staked Ether (stETH) langsung di dalam trust. Mekanisme ini disiapkan untuk menyalurkan imbal hasil staking kepada para pemegang saham trust. Melalui struktur itu, investor yang membeli saham trust mulanya diproyeksikan bisa mengantongi imbalan staking dari jaringan Ethereum tanpa perlu membeli stETH di pasar kripto atau mengelola validator sendiri.
Skema pembagian reward stETH sempat membedakan VanEck dari para pengelola aset lainnya. Produk ETF spot Ethereum yang beredar di bursa Amerika Serikat saat ini hanya melacak pergerakan harga pasar keping ETH tanpa menyentuh imbalan validasi jaringan. Rencana VanEck memasukkan stETH sedianya menjadi upaya pertama yang menghubungkan investor pasar modal konvensional dengan ekosistem staking terdesentralisasi beserta hasil imbalannya.
Keputusan penarikan pada Rabu memastikan seluruh rencana distribusi saham trust itu berhenti total. Pengajuan berkas penarikan ke SEC membatalkan peluang trust ini melantai di bursa publik dalam waktu dekat.
Apa yang Belum Dibuka ke Publik
VanEck tidak merinci alasan di balik keputusan penarikan berkas pendaftaran ini. Dalam dokumen keterbukaan yang diserahkan ke SEC, perusahaan juga tidak membeberkan pertimbangan yang mendasari keputusan itu, baik terkait evaluasi regulasi maupun perhitungan internal dari pihak manajer investasi.
Ketiadaan rincian juga menyelimuti rencana lanjutan perusahaan. Dalam pengajuan yang sama ke SEC, VanEck Digital Assets sama sekali tidak menyatakan apakah mereka bakal mengajukan produk pengganti dengan struktur berbeda, atau benar-benar menutup pintu bagi trust berbasis stETH.
๐ Baca JugaBeli di Harga $14 Sembilan Tahun Lalu - Investor Ethereum 2017 Bawa 6.369 ETH ke Kraken
Bagi investor institusi yang menanti instrumen investasi kripto dengan imbal hasil terintegrasi, pembatalan berkas S-1 ini memberi pesan nyata: pintu masuk bursa publik bagi produk staking berimbal hasil masih tertutup rapat.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Baca juga: Beli di Harga $14 Sembilan Tahun Lalu - Investor Ethereum 2017 Bawa 6.369 ETH ke Kraken
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




