๐Ÿ“… Rabu, 19 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Visa Ditinggal BVNK ke Pelukan Mastercard - Babak Baru Perang Infrastruktur $300 Miliar

Visa Ditinggal BVNK ke Pelukan Mastercard - Babak Baru Perang Infrastruktur $300 Miliar

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Visa terpaksa memutar haluan. Perusahaan pembayaran ini sedang menyebar jaring mencari mitra settlement stablecoin baru dengan lisensi lintas negara, mengisi kekosongan yang sebelumnya dipegang oleh BVNK. Kekosongan ini tak lepas dari langkah pesaing utama mereka, Mastercard, yang resmi mengakuisisi BVNK pada awal tahun ini.

Melalui dokumen Request for Product (RFP) yang baru diedarkan, Visa menetapkan kriteria ketat bagi calon mitranya. Mereka mewajibkan mitra memiliki lisensi pertukaran kripto penuh di empat wilayah hukum utama: Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Singapura. Syarat ini menjadi fondasi Visa merajut jaringan penyelesaian transaksi legal di pasar-pasar penting dunia.

Dokumen RFP itu juga merinci tugas mitra baru ini. Mereka dituntut mampu mendukung berbagai stablecoin, dengan sorotan utama pada penanganan settlement Open USD (OUSD). OUSD merupakan proyek stablecoin bersama yang disokong langsung oleh tiga perusahaan besar: Stripe, Visa, dan Mastercard.

Babak Baru Adu Cepat Infrastruktur Pembayaran

Kebutuhan mendesak mencari mitra baru ini beriringan dengan langkah ekspansi Visa. Baru bulan lalu, mereka meluncurkan Visa Stablecoin Platform, sebuah ekosistem khusus untuk memfasilitasi bank dan perusahaan fintech masuk ke ranah kripto. Di dalam platform ini, OUSD langsung menempati posisi token pertama yang didukung.

Mesin pengembangan Visa ini mulai dipacu lebih cepat usai sebuah manuver bernilai miliaran dolar. Pada akhir 2024 lalu, Stripe menggebrak industri dengan mencaplok Bridge - penyedia infrastruktur stablecoin - senilai $1,1 miliar. Langkah berani ini praktis memaksa pemain lama seperti Visa dan Mastercard untuk segera memoles jaringan kripto mereka agar tak tertinggal kereta.

Siapa Paling Siap Kuasai Kue $300 Miliar?

Uang yang dipertaruhkan dalam perang ini bernilai besar. Berdasarkan data CoinGecko, total kapitalisasi pasar stablecoin global saat ini berada di sekitar $300 miliar. Besarnya angka inilah yang menjadi pemicu Visa, Mastercard, dan Stripe rela jorjoran membangun fondasi teknologi pergerakan uang digital mereka.

Tether dan Circle Kuasai 83% Pasokan Stablecoin - Kini 140 Perusahaan Pembayaran Kumpul Bikin Aturan Main Baru๐Ÿ“Œ Baca JugaTether dan Circle Kuasai 83% Pasokan Stablecoin - Kini 140 Perusahaan Pembayaran Kumpul Bikin Aturan Main Baru

Menariknya, persaingan segitiga di ranah stablecoin ini semakin mendidih justru ketika kondisi pasar kripto sedang lesu. Bagi perusahaan pembayaran ini, fluktuasi harga Bitcoin atau altcoin tak menjadi halangan. Mereka meletakkan stablecoin murni sebagai tulang punggung rel transaksi masa depan.

Bagi industri kripto, masuknya pemain besar kartu kredit ke urusan penyelesaian transaksi menjanjikan jembatan langsung ke perbankan tradisional. Siapa pun yang berhasil merajut infrastruktur paling solid hari ini akan memegang kendali arah aliran uang antarnegara di masa depan.

Dilansir dari CoinDesk.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share