📅 Jumat, 24 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Wall Street Ikuti Standar Kripto - Tiga Bursa Saham Utama Antre Izin Trading 24 Jam di Meja SEC

Wall Street Ikuti Standar Kripto - Tiga Bursa Saham Utama Antre Izin Trading 24 Jam di Meja SEC

📚 Istilah di Artikel Ini:

Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat akan menggelar sebuah roundtable publik pada 17 September mendatang di kantor pusat mereka di Washington DC untuk membahas kelayakan penerapan perdagangan ekuitas 24 jam. Agenda ini menjadi penanda bahwa Wall Street mulai merombak rutinitas lama dan berusaha mengadopsi standar operasional yang sudah bertahun-tahun menjadi norma wajib di industri aset kripto.

Ketua SEC Paul Atkins menanggapi transisi operasional ini dengan pernyataan tegas. “Kami sedang menuju hari baru - dan malam - di pasar ekuitas AS,” ujarnya. Rencana perubahan jam buka pasar dipastikan membawa tantangan logistik baru bagi para penyelenggara bursa. Forum diskusi di Washington nanti ditugaskan membedah kesiapan teknis, kapasitas operasional, hingga ketahanan infrastruktur lapis bawah agar sistem sanggup menopang transaksi di pasar yang tidak pernah tidur.

Daftar Antrean Bursa Tradisional

Wacana perpanjangan jam perdagangan hadir sebagai hasil dorongan langsung dari para pengelola bursa saham utama di pasar global. Nasdaq menjadi yang terdepan dalam manuver ini dengan membuka pembicaraan intensif bersama regulator AS mengenai penerapan model trading 24 jam selama lima hari seminggu yang sudah mereka mulai sejak bulan Maret lalu. Bursa ekuitas ini bahkan telah mematok target peluncuran pada paruh kedua tahun 2026, dengan catatan seluruh izin operasional dari pihak berwenang turun sesuai kerangka waktu awal.

Persaingan untuk memperluas akses perdagangan ini juga merambat melintasi batas negara menjadi tren yang lebih besar. London Stock Exchange saat ini menyusun rancangan untuk meluncurkan fasilitas perdagangan khusus malam hari yang diproyeksikan mulai beroperasi pada awal tahun 2027. Di dalam wilayah AS sendiri, Cboe dipastikan masuk ke dalam daftar institusi yang memperbarui infrastruktur mereka demi menampung aktivitas perdagangan yang melampaui batas kebiasaan bursa konvensional.

Menghapus Jarak dengan Kripto

Selama bertahun-tahun, kebebasan untuk mengeksekusi perdagangan kapan pun sentimen harga bergejolak mutlak berada di tangan pengguna platform kripto. Industri aset digital telah lama menanamkan ekspektasi baru di kalangan investor ritel, yang membuktikan bahwa sistem pertukaran aset seharusnya mampu menyala penuh dalam siklus 24 jam sehari tanpa terikat batasan kalender akhir pekan maupun jam tutup kantor konvensional.

Bitget Rambah Selandia Baru dan Bersiap Masuk AS Tanpa Tunggu Aturan CLARITY Act📌 Baca JugaBitget Rambah Selandia Baru dan Bersiap Masuk AS Tanpa Tunggu Aturan CLARITY Act

Pelaksanaan roundtable SEC pada bulan September nanti akan menjadi titik penentu atas perubahan ini. Jika izin perluasan jam bursa benar-benar diterbitkan, para investor ritel di pasar saham akhirnya menerima hak akses yang setara dengan pelaku pasar kripto. Mereka tidak perlu lagi menumpuk pesanan beli sepanjang malam, melainkan bebas menekan tombol transaksi saat itu juga tanpa harus menanti lonceng pembukaan Wall Street berbunyi pada esok harinya.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share