๐Ÿ“… Minggu, 23 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Washington Gempur Kripto Lewat 3 Jalur Sekaligus - Dari Rapat Privat Gedung Putih Hingga Ancaman CFTC

Washington Gempur Kripto Lewat 3 Jalur Sekaligus - Dari Rapat Privat Gedung Putih Hingga Ancaman CFTC

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Pekan regulasi kripto paling aktif dalam sejarah Amerika Serikat bergulir di Washington. Pengamat mencatat pergerakan masif ini dipimpin langsung oleh Presiden Trump yang memanggil sejumlah eksekutif papan atas industri kripto ke Gedung Putih, mendesak Kongres meloloskan versi yang adil dari rancangan undang-undang CLARITY Act.

Manuver lobi ini mempertemukan tokoh-tokoh sentral industri dengan pejabat pemerintah. CEO Coinbase Brian Armstrong, Chris Dixon dari a16z, CEO Ripple Brad Garlinghouse, dan co-CEO Kraken Arjun Sethi menggelar pertemuan privat bersama Menteri Perdagangan Howard Lutnick. Hambatan utama undang-undang ini bermuara pada klausul etika usulan Senator Tillis dan Gallego - ketentuan yang menurut argumen Trump menyasar dirinya dengan tidak adil dan menghalangi pengesahan utuh.

Jalan Belakang SEC Loloskan Aturan

Di tempat terpisah, Securities and Exchange Commission (SEC) resmi mengajukan Regulation Crypto Assets. Proposal ini menjadi kerangka penggalangan dana kripto pertama di AS yang spesifik mengatur aset digital.

Aturan baru ini mengizinkan proyek kripto menawarkan pendanaan hingga $5 juta per empat tahun, atau $75 juta per tahun, tanpa perlu melewati birokrasi registrasi penuh SEC. Proposal ini juga menetapkan safe harbor kondisional bagi pengembang dan membatalkan kewajiban pendaftaran sekuritas di tingkat negara bagian.

Cara SEC meloloskan beleid ini menjadi sorotan. Mereka mengesahkannya lewat proses seriatim, di mana para komisioner memberikan suara masing-masing di luar agenda rapat publik. Jalur ini ditempuh setelah jadwal rapat publik SEC batal mendadak. Tekanan langsung dari kubu Gedung Putih dan kelompok lobi Wall Street disebut ikut andil dalam pembatalan rapat terbuka itu.

Ultimatum Mandiri CFTC

Ketika pembahasan undang-undang payung di Kongres tertahan pertarungan politik, Commodity Futures Trading Commission (CFTC) menyiapkan langkah cadangan. Chairman CFTC Mike Selig melepas peringatan keras mengenai nasib CLARITY Act.

CEO Coinbase Patok Tenggat CLARITY Act 15 September - AS Kini Terasing Sendiri di Barisan G20๐Ÿ“Œ Baca JugaCEO Coinbase Patok Tenggat CLARITY Act 15 September - AS Kini Terasing Sendiri di Barisan G20

Selig menyatakan bahwa kalau undang-undang ini terus macet akibat obstruksi kubu Demokrat, CFTC akan menggunakan otoritas yang ada untuk merancang rezim pasar kripto mereka sendiri. Ia telah mengarahkan staf CFTC menjajaki penyusunan aturan baru ini. Sebagai langkah awal, lembaga ini baru saja menggelar pertemuan perdana Innovation Advisory Committee yang mempertemukan sederet pakar dari sektor fintech, kripto, pasar prediksi, hingga kecerdasan buatan.

Tiga poros kekuasaan Washington kini mendesak aturan kripto dari berbagai sisi. Pelaku pasar akhirnya memegang kepastian soal batas penggalangan modal dari SEC, sementara kerangka pengawasan industri menyeluruh masih menanti lembaga mana yang berani mengambil alih kendali penuh di tengah lambatnya proses legislasi Kongres.

Dilansir dari Decrypt.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share