📅 Selasa, 11 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
ZachXBT Ungkap Scammer $5 Juta - Uang Curian Dipakai Pamer Barang Mewah Sambil Menertawai Korban

ZachXBT Ungkap Scammer $5 Juta - Uang Curian Dipakai Pamer Barang Mewah Sambil Menertawai Korban

Investigator on-chain terkemuka, ZachXBT, kembali merilis laporan yang membongkar identitas di balik sindikat penipuan kripto. Dalam sebuah utas investigasi yang dipublikasikan kepada 1,07 juta pengikutnya di platform X, ia mengungkap nama Tiffany Milanovich, seorang pelaku ancaman asal Amerika Serikat. Pelaku ini diketahui memiliki keterkaitan langsung dengan rangkaian pencurian aset kripto yang merugikan korbannya setidaknya $5 juta.

Modus operandi yang dipakai pelaku berpusat pada rekayasa sosial atau social engineering. Ia sengaja menyamar sebagai tim support atau layanan pelanggan untuk berbagai perusahaan dompet hardware dan bursa kripto terpusat. Dengan kedok menawarkan bantuan teknis, pelaku memandu korban tahap demi tahap hingga akhirnya berhasil mendapatkan akses penuh untuk menguras isi dompet mereka.

Menertawai Korban di Telepon Sambil Pamer Kemewahan

Hal yang membuat investigasi ini menonjol adalah temuan perilaku pelaku setelah pencurian. Saat uang senilai jutaan dolar sudah pindah tangan, pelaku tidak lantas memutus komunikasi. Sebuah rekaman mendokumentasikan momen ketika Tiffany masih berada di panggilan telepon dan langsung mengejek korbannya sesaat setelah aset mereka dikuras habis.

Dana hasil perampasan ini juga tidak dicuci sembunyi-sembunyi. Pelaku justru terang-terangan memamerkan pembelian berbagai barang mewah yang diduga kuat berasal dari uang para korban. Jejak pamer kekayaan inilah yang kemudian ditelusuri oleh ZachXBT, analis yang reputasinya sudah teruji dalam membongkar aliran dana gelap di blockchain, hingga identitas asli pelaku berhasil dipetakan.

Gelombang Serangan Terhadap Pengguna Aset Nyata

Pengungkapan kasus Tiffany Milanovich muncul tepat di tengah tren kejahatan yang membidik para pemegang kripto bernilai tinggi. Industri saat ini memang sedang menghadapi gelombang serangan rekayasa sosial yang menargetkan pengguna dompet hardware. Rentetan insiden ini juga mencakup eksploitasi terhadap pengguna perangkat Coldcard yang baru-baru ini mendapat sorotan luas dari publik.

Peretas Kuras $110 Juta Kripto di Juli 2026 - Tapi Audit Kompetitif Justru Temukan 4 Kali Lebih Banyak Celah Kritis📌 Baca JugaPeretas Kuras $110 Juta Kripto di Juli 2026 - Tapi Audit Kompetitif Justru Temukan 4 Kali Lebih Banyak Celah Kritis

Temuan dari ZachXBT memperlihatkan pergeseran taktik di kalangan penjahat siber. Pola penipuan dengan kedok staf support kini makin agresif dan tertuju pada pengguna kripto aset nyata. Para pelaku menyadari bahwa meretas kode kontrak pintar sering memakan waktu lama, sehingga mereka memilih jalan pintas: menyerang titik lemah pada sisi manusia yang memegang kendali atas perangkat penyimpanan mandiri mereka.

Uang $5 juta mungkin hanya sebagian kecil dari total kerugian di industri kripto tahun ini. Namun, kasus penipuan ini menegaskan bahwa menyimpan kunci privat sendiri belum menjamin keamanan jika pemiliknya masih bisa diperdaya oleh orang tak dikenal di ujung telepon.

Dilansir dari @zachxbt di X.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share