Lebih dari 1.700 platform kripto tanpa lisensi dipaksa menghentikan layanan mereka untuk pelanggan Uni Eropa semenjak aturan MiCA berlaku penuh pada 1 Juli 2026. Saat tenggat waktu tiba, tercatat hanya 323 perusahaan yang berhasil mengantongi otorisasi resmi.
Kesenjangan ini memicu migrasi besar-besaran. Hingga 10 juta pengguna kripto Eropa kini mendapat instruksi untuk memindahkan aset digital mereka ke platform yang berlisensi. Tapi arus eksodus ini justru dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Otoritas keuangan Belanda (AFM) mengeluarkan peringatan bahwa proses perpindahan itu sendiri kini menjadi permukaan serangan baru.
Modusnya rapi: penipu menyalin persis bahasa notifikasi migrasi resmi, lalu mengarahkan korban ke platform palsu yang menyerupai bursa berlisensi.
Menyamar Pakai Dokumen Negara
Taktik mereka tidak berhenti pada pembuatan situs tiruan. European Securities and Markets Authority (ESMA) mengonfirmasi bahwa para kriminal menyalahgunakan identitas, nama, dan logo resmi lembaga mereka. Bukti di lapangan menunjukkan penipu sampai memalsukan dokumen negara demi meyakinkan korban.
Di Prancis, situasinya serupa. Otoritas pasar Prancis (AMF) mendapati laporan penipu yang terang-terangan menyamar sebagai karyawan mereka. Pelaku menghubungi korban dan meminta biaya administrasi di muka dengan dalih untuk memulihkan dana curian. Menanggapi gelombang penipuan ini, baik AFM maupun AMF menegaskan satu aturan baku: regulator tidak akan pernah meminta transfer dana melalui pesan pribadi.
Praktik meniru otoritas ini punya jejak sejarah panjang. Otoritas Inggris FCA mencatat 4.465 laporan peniruan lembaga mereka pada semester pertama 2025 saja, dengan 480 korban tertipu hingga menyerahkan uang. Laporan terpisah dari WhiteBIT juga menguatkan tren ini, menunjukkan bahwa 41% dari total insiden kripto sepanjang 2025 melibatkan penipuan investasi palsu atau peniruan identitas.
๐ Baca JugaIrlandia Kejar Dompet Kripto Privat dan Perusahaan Asing - Uang Judi Kini Masuk Radar
Hindari Bursa Sementara Waktu
Di tengah kekacauan ini, otoritas Austria mengambil pendekatan berbeda dengan menyarankan rute menghindar. Mereka mengeluarkan peringatan resmi agar para pengguna memindahkan aset ke dompet self-hosted untuk menghindari jebakan migrasi.
Niat awal MiCA memang untuk membersihkan industri. Namun bagi 10 juta pengguna yang harus memindahkan dana dalam tekanan waktu, aturan ini justru menaruh mereka tepat di garis depan perburuan. Pintu keluar sudah ditandai, tapi penjaganya ternyata komplotan pencuri.
Dilansir dari CoinDesk.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




