Manajer kekayaan besar kini membuang kebiasaan lama membuka CoinMarketCap untuk menilai aset kripto. Metrik kapitalisasi pasar mereka anggap tidak lagi relevan untuk menentukan layak atau tidaknya sebuah token dibeli. CEO Bitwise Hunter Horsley menyebut pergeseran cara pandang ini sebagai akhir era papan peringkat kripto.
Bergeser dari Infrastruktur ke Aplikasi
Dalam 12 hingga 18 bulan terakhir, fokus institusi beralih dari lapis infrastruktur menuju aplikasi dan appchain. Model bisnis lapisan ini lebih familier dan mudah dipahami lewat kerangka kerja modal ventura atau perusahaan teknologi finansial tradisional. Hyperliquid menjadi salah satu contoh nyata pergeseran kriteria ini menurut pandangan Horsley.
Investor institusional kini menilai token HYPE langsung dari aktivitas perdagangan derivatif dan putaran ekonominya. Mereka tidak lagi melabeli Hyperliquid sekadar sebagai blockchain yang lebih kecil dari pesaing utamanya. Pergeseran metrik penilaian ini sejalan dengan kinerja token HYPE yang naik sekitar 20% dalam setahun terakhir.
Pendapatan Nyata Mengalahkan Narasi
Tuntutan akan ekonomi dasar yang jelas makin menekan proyek altcoin. Kepala Riset Grayscale Zach Pandl menegaskan Bitcoin tetap berdiri sebagai aset makro global. Tetapi token lain kini menghadapi pengawasan lebih besar terkait cara mereka menghasilkan uang dan mempertahankan nilai jaringan.
Arbitrum Foundation memberikan gambaran bagaimana fundamental bekerja. Jaringan mereka telah memproses lebih dari 2,7 miliar transaksi sepanjang masa, dengan 500 juta transaksi terjadi khusus pada tahun 2026. Di atas jaringan itu, Robinhood Chain mampu menghasilkan pendapatan tahunan sekitar $40 juta. Arus uang institusi ini juga memunculkan aset dunia nyata yang ditokenisasi sebagai kategori baru terbesar.
Institusi kini mendominasi 72% arus perdagangan spot over-the-counter di Wintermute sepanjang semester pertama 2026. Porsi mereka naik dari angka 59% pada periode yang sama setahun lalu. Menariknya, pasar kripto umum turun 36% di semester pertama 2026, sementara saham perusahaan kripto naik 23% - sebuah divergensi yang mempertegas peran penting model bisnis perusahaan.
Apa yang Tetap Mengendalikan Harga Harian?
Meski fundamental mulai menentukan daftar proyek pilihan, pergerakan jangka pendek tetap dikuasai oleh dinamika arus dana. Trader OTC Wintermute Jasper De Maere merangkum situasi ini lewat satu kalimat ringkas: fundamental menentukan batas bawah harga dan daftar pantauan, sementara arus dana mengatur harga akhirnya.
๐ Baca JugaBitcoin Tertahan di Rekor ‘Fire Sale’ Terpanjang - Saat Dompet Lama Lepas 210.000 Koin, Institusi Justru Memborong
Volume perdagangan kontrak futures perpetual masih berlipat ganda jauh melebihi volume transaksi pasar spot untuk mayoritas token. Faktor tingkat pendanaan, penempatan posisi trader, serta eksekusi likuidasi paksa tetap memegang kendali penuh atas fluktuasi pergerakan harga intraday.
Bagi investor ritel, perubahan selera institusi ini membawa satu sinyal jelas. Menumpuk aset hanya dengan bermodalkan urutan kapitalisasi pasar adalah strategi usang yang sudah lama ditinggalkan pemain besar.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




