Saham Robinhood Markets mendapat target harga baru yang lebih tinggi dari analis Bernstein seiring proyeksi bahwa pasar prediksi akan menyumbang pendapatan hingga $1,7 miliar pada tahun 2028. Rekomendasi ini tidak berlandaskan pada ramainya aktivitas trading kripto konvensional di platform broker itu. Bernstein meyakini bahwa fase pertumbuhan Robinhood berikutnya akan didorong penuh oleh tokenisasi ekuitas dan arena pasar prediksi.
Segmen taruhan pasar ini dipatok menjadi lini bisnis Robinhood dengan laju pertumbuhan paling kencang di masa depan. Angka pendapatan $1,7 miliar itu mencerminkan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk atau CAGR di level 64%.
Infrastruktur Khusus untuk Tiga Arena Baru
Langkah Robinhood tidak berhenti di ranah prediksi. Perusahaan ini mulai bersaing ketat di tiga medan tempur utama sekaligus: pasar prediksi, perdagangan kontrak perpetual futures, serta aset dunia nyata alias RWA yang ter-tokenisasi.
Sebagai pondasi bagi ambisinya di sektor RWA, mereka membangun infrastruktur jaringan sendiri bernama Robinhood Chain. Jaringan mandiri ini beroperasi sebagai layer-2 yang dibangun di atas teknologi Arbitrum, dirancang khusus untuk mewadahi infrastruktur proprietary pencatatan kepemilikan aset-aset nyata dalam wujud token digital.
Fokus baru Robinhood ini selaras dengan tren RWA yang membesar di industri. Data pelacakan dari RWA.xyz menunjukkan nilai pasar instrumen aset ter-tokenisasi telah tumbuh hingga hampir menyentuh batas $2 miliar sepanjang tahun ini.
Bukan Satu-Satunya Pemain
Arus tokenisasi aset finansial tidak hanya digerakkan oleh Robinhood. Broker Alpaca bersama Broadridge Financial Solutions baru-baru ini mengintegrasikan seperangkat alat tata kelola pemegang saham langsung ke dalam jaringan tokenisasi milik Alpaca.
Di sudut lain, platform tokenisasi Securitize mengambil posisi dengan menggandeng bank investasi Cantor Fitzgerald. Keduanya bermitra untuk merancang infrastruktur penawaran saham perdana (IPO) yang sepenuhnya berjalan di atas jaringan blockchain.
📌 Baca JugaLondon Stock Exchange Buka Perdagangan Malam 2027 - Imbas Tekanan Bursa Kripto 24 Jam
Pola Rotasi Pendapatan
Pergeseran fokus Robinhood dari model bisnis awal ke lini yang baru punya preseden di catatan Bernstein. Pada bulan April lalu, analis ini mengeluarkan pandangan serupa untuk IREN. Saat itu mereka memperkirakan unit komputasi AI cloud milik perusahaan tambang itu akan berbalik arah menjadi mesin penggerak utama pendapatan. Pola rotasi pertumbuhan yang mirip kini menular ke sektor pialang ritel keuangan.
Broker kripto tampaknya menyadari bahwa mengandalkan volume jual-beli koin biasa tak lagi memadai. Saat instrumen seperti pasar prediksi punya potensi pendapatan miliaran dolar dalam beberapa tahun ke depan, arah ekspansi para broker kini menjadi jauh lebih masuk akal.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




