๐Ÿ“… Senin, 19 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Binance dan Coinbase Bantu Bekukan $11 Juta Penipuan Kripto - Di Baliknya Ada 117 Korban Perdagangan Manusia

Binance dan Coinbase Bantu Bekukan $11 Juta Penipuan Kripto - Di Baliknya Ada 117 Korban Perdagangan Manusia

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Sebanyak 28 tersangka diringkus aparat kepolisian Ghana dan Nigeria atas dugaan keterlibatan dalam jaringan penipuan daring lintas negara. Langkah penegakan hukum ini ikut melibatkan dua bursa kripto global, Binance dan Coinbase, yang membantu tim penyidik melacak lebih dari $11 juta aset untuk disiapkan masuk daftar pembekuan.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (US Department of Justice) mengumumkan rincian operasi ini pada 13 Oktober 2026. Penindakan terpadu dikoordinasikan oleh National Crime Agency (NCA) Inggris dari London pada 6-9 Oktober 2026. Namun, sorotan utama dari kasus ini bukan semata uang curian, melainkan jeratan eksploitasi manusia yang menggerakkan penipuan dari dalam.

Eksploitasi 117 Korban di Ghana

Penyelidik mendapati kenyataan kelam di lapangan: ada 117 korban perdagangan orang di Ghana yang dipaksa bekerja melayani kelompok kriminal. Para korban disekap dan dipaksa memburu target penipuan baru di berbagai belahan dunia.

Penggerebekan di Ghana menyasar kawasan Sasaabi dekat Accra. Petugas menciduk 19 tersangka dan menyita 303 perangkat elektronik untuk operasional harian. Sementara di Nigeria, aparat menangkap 9 orang di Delta State beserta barang bukti 6 laptop, 35 ponsel, dan 12 router.

Sebelum penindakan utama berlangsung, operasi awal pada akhir September 2026 sudah menghasilkan penangkapan tersangka tambahan. Fase pendahuluan itu sekaligus mengidentifikasi 34 korban perdagangan orang lainnya yang terperangkap dalam sindikat serupa.

Sandiwara Penangkapan Lewat Panggilan Video

Komplotan ini melancarkan aksinya lewat serangkaian skenario manipulatif untuk memeras sasaran. Modus yang dipakai mencakup tawaran investasi aset kripto fiktif, penyamaran sebagai polisi, hingga rekayasa penangkapan palsu melalui panggilan video demi menekan korban agar lekas mentransfer dana.

Dampak kerugiannya terhitung besar. Di luar korban kerja paksa, penyelidik di Ghana mendata sedikitnya 89 korban tipu daya lain dengan total kerugian mencapai sekitar $8,3 juta.

Deteksi Dini Sebelum Dana Raib

Penelusuran jejak digital sindikat ini bertumpu pada kolaborasi lintas sektor. Selain Binance dan Coinbase, tim penyidik menggandeng Meta serta tiga firma analitik on-chain: Chainalysis, Elliptic, dan TRM Labs, guna memetakan dompet kripto para pelaku.

Kerugian Kripto Tembus $1,18 Miliar di Q3 2026 - 77% Dana Raib dari Celah di Luar Kertas Audit๐Ÿ“Œ Baca JugaKerugian Kripto Tembus $1,18 Miliar di Q3 2026 - 77% Dana Raib dari Celah di Luar Kertas Audit

Langkah pencegahan proaktif membuahkan penyelamatan dana sebelum transaksi tuntas. Coinbase mencegah kerugian lebih dari $415.000 setelah mengenali lebih dari 65 calon korban yang sedang aktif dibidik komplotan penipu.

Bagi pemilik aset kripto, pengungkapan kasus ini memberi pengingat penting: serangan rekayasa sosial kerap memanfaatkan kepanikan lewat panggilan video dan atribut penegak hukum tiruan. Sikap tenang untuk memverifikasi identitas pihak mana pun yang meminta transfer dana tetap menjadi pelindung terkuat bagi keamanan dompet pribadi.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Buron Pinjaman Ilegal China Cuci 500 Juta Yuan Kripto di Bangkok - Kedoknya Terbongkar Usai Overstay Tiga Tahun


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share