BitMart resmi mengumumkan penutupan bertahap platform perdagangan kriptografinya di seluruh dunia. Mulai 26 Juli 2026 pukul 01:30 UTC, bursa ini telah menghentikan pendaftaran pengguna baru, semua deposit kripto maupun fiat, serta pembukaan order transaksi spot baru.
Keputusan ini langsung memukul telak token platform, BMX. Harga koin itu anjlok 63% hanya dalam 24 jam pertama. Laporan CoinGecko pada 26 Juli menempatkan BMX di kisaran $0,164 dengan volume perdagangan harian $6,1 juta. Kapitalisasi pasar token ini ikut tergerus parah, jatuh dari posisi di atas $100 juta awal pekan lalu menjadi tinggal $55,6 juta.
Keruntuhan harga koin ini sejalan dengan jadwal penutupan layanan yang dipatok berjalan ringkas.
Batas Waktu Penarikan
Seluruh layanan perdagangan spot dan futures di BitMart akan berhenti total pada 26 Agustus 2026 pukul 01:00 UTC. Bursa menuntut nasabahnya menutup semua posisi terbuka dan wajib mengajukan penarikan aset selambat-lambatnya pada pukul 05:00 UTC di hari yang sama.
Meski seluruh aktivitas inti mati bulan depan, platform tidak langsung ditutup total. Penutupan infrastruktur sistem baru dijadwalkan pada 31 Januari 2027 pukul 15:59 UTC. Hingga batas waktu itu, nasabah tersisa hanya mendapat akses terbatas untuk meninjau riwayat rekening dan mengajukan pemindahan sisa dana mereka.
Alasan Masih Disembunyikan
Satu hal mencolok dari pengumuman ini adalah absennya penjelasan spesifik. Manajemen hanya menyodorkan alasan bernada umum, menyebut “kondisi operasi, lingkungan pasar, dan arah strategis ke depan”. Sikap ini bertolak belakang dengan jaminan perusahaan pada bulan Mei 2026 lalu, saat BitMart masih meyakinkan publik bahwa operasi berjalan normal ketika beredar isu penarikan dana.
Jejak mundurnya BitMart sebenarnya sudah terlihat. Pada 23 Juli, bursa meminta para nasabah terkait yurisdiksi Amerika Serikat untuk segera menutup posisi dan menarik dana sebelum 8 Agustus demi tinjauan kepatuhan. Sehari setelahnya, bursa mematikan layanan bot market-making otomatis, mengakhiri margin spot, dan menjadwalkan eksekusi likuidasi paksa untuk 26 Juli.
📌 Baca JugaRipple Kucurkan $4 Miliar Beli 6 Perusahaan dalam 3 Tahun - Tanpa Izin Resmi Kini Jalankan Operasi Bank Penuh
Gelombang penutupan ini bukan cuma menimpa BitMart. Tiga hari lalu, BitMEX juga mengumumkan rencana menutup seluruh bisnis derivatif pada 23 September 2026. Di masa lalu, BitMart pernah menjadi korban peretasan lima tahun silam, walau saat itu manajemen mengklaim telah menalangi uang korban dengan merogoh kas perusahaan sendiri.
Waspada Jebakan
Masa penutupan selalu memancing penipu untuk memanfaatkan kepanikan. BitMart memperingatkan penggunanya mengenai masuknya pihak yang menyamar sebagai layanan bantuan. Bursa menegaskan tidak akan pernah meminta biaya penarikan berdalih jalur cepat. Mereka juga mengingatkan pengguna untuk tidak pernah menyerahkan kata sandi, kode 2FA, private key, atau recovery phrase kepada siapa pun.
Kini, ujian sesungguhnya bagi bursa ini bergeser dari papan perdagangan ke seberapa lancar mereka bisa memproses pengembalian dana sebelum pintu benar-benar tertutup.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




