Setelah berminggu-minggu jadi sumber tekanan jual, raksasa pengelola dana BlackRock akhirnya membalik arah. iShares Bitcoin Trust (IBIT), ETF Bitcoin spot terbesar milik perusahaan itu, mencatat arus masuk bersih $209,4 juta pada 7 Juli - menghentikan rentetan 11 sesi berturut-turut yang sebelumnya menguras dana sekitar $2,2 miliar. Buat pasar yang sepanjang Juni dihantui redemption besar-besaran, satu hari ini terasa seperti embusan napas lega.
Dari Pendarahan Juni ke Titik Balik Juli
Sepanjang Juni, ETF Bitcoin spot di AS kehilangan sekitar $4,5 miliar dana bersih, dan IBIT sendiri menyumbang kira-kira 75% dari penarikan itu. Angka tersebut menjadikan bulan lalu salah satu periode arus keluar terparah sejak produk ETF Bitcoin diluncurkan. Karena itu, pembalikan pada awal Juli - ditambah kontribusi Fidelity FBTC sebesar $61,5 juta di hari yang berdekatan - dibaca banyak analis sebagai tanda bahwa selera institusi tidak benar-benar padam, hanya sempat menepi menunggu kepastian.
Kenapa Arus ETF Jadi Barometer
ETF spot penting bukan sekadar karena nilainya besar, tapi karena ia jadi jendela paling jujur ke perilaku uang kelembagaan. Ketika dana masuk, artinya manajer aset dan investor besar sedang menambah posisi; ketika keluar, sebaliknya. Dua hari beruntun arus masuk memperbaiki sentimen di saat harga Bitcoin masih berkutat di kisaran rendah $60 ribuan setelah sempat tergelincir di bawah $60 ribu.
📌 Baca JugaCZ Sindir Taruhan AI $725 Miliar Wall Street: ‘AI Tak Melindungimu dari Inflasi, Bitcoin Bisa’
Pertanyaan yang tersisa: apakah ini awal pemulihan tren, atau sekadar rebound teknikal di tengah pasar yang masih rapuh? Satu hari arus masuk memang belum membentuk arah - tapi ia mengingatkan bahwa narasi “institusi kabur dari Bitcoin” terlalu dini untuk disimpulkan.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




