📅 Kamis, 30 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Bos Block dan Coinbase Tagih Voting CLARITY Act - Tapi Senat Cuma Punya 7 Hari Sebelum Reses Agustus

Bos Block dan Coinbase Tagih Voting CLARITY Act - Tapi Senat Cuma Punya 7 Hari Sebelum Reses Agustus

Waktu terus menipis bagi industri kripto di Washington. Block pimpinan Jack Dorsey baru saja mengirim surat ke pimpinan Senat AS, mendesak agar RUU CLARITY Act segera dibawa ke lantai voting. Mereka meminta kepastian regulasi serta perlindungan hukum bagi pengembang dan layanan self-custody.

CEO Coinbase Brian Armstrong juga ikut mendesak. “Aturan yang jelas sudah hampir tiba,” katanya. Namun, antusiasme dua bos kripto ini berbenturan dengan kalender Capitol Hill, karena anggota dewan hanya menyisakan tujuh hari sebelum masuk libur reses bulan Agustus.

Majority Leader John Thune memperkirakan RUU ini hampir pasti tidak punya waktu disahkan sebelum reses. Di Fox News, Thune mengatakan, “Kita mungkin akan ada vote soal Clarity Act… tergantung apakah Demokrat kasih suaranya.” Masalah utamanya ada pada prosedur Senat, di mana proses cloture saja butuh waktu berhari-hari.

Jika gagal pekan ini, kesempatan berikutnya baru terbuka pada bulan September. Langkah ini sulit karena aturan kripto harus bersaing dengan proses pembahasan anggaran federal yang menyita perhatian utama.

Titik Temu Pasal Etika dan Posisi Trump

Di tengah sempitnya waktu, ada kemajuan dari meja perundingan. Senator Thom Tillis dan Ruben Gallego dilaporkan sudah menemukan kesepakatan baru mengenai pasal etika yang sempat menjadi ganjalan. Detail kompromi ini belum dibuka ke publik, namun lobi kripto berharap mereka segera membagikan teks RUU baru demi menjaga momentum.

Pasal etika dalam Clarity Act ini menargetkan larangan bagi pejabat senior pemerintah untuk memiliki kaitan langsung dengan industri kripto. Fokus utama aturan ini mengarah pada Donald Trump dan berbagai bisnis kriptonya.

Di luar dugaan, Trump ternyata sudah menyetujui versi sempit dari konsep aturan ini. Keputusan itu memancing reaksi dari Demokrat, yang berargumen versi sempit ini sengaja dibuat agar Trump tidak perlu banyak menyesuaikan diri untuk patuh.

Wisconsin Tekuk CFTC di Pengadilan Federal - Pasar Prediksi Kini Terancam Aturan Judi Berbeda Tiap Negara Bagian📌 Baca JugaWisconsin Tekuk CFTC di Pengadilan Federal - Pasar Prediksi Kini Terancam Aturan Judi Berbeda Tiap Negara Bagian

Meski kompromi pasal etika mulai terbentuk, perdebatan antar partai belum usai. Dewan masih harus menyelesaikan rincian akhir pasal etika, aturan perlindungan illicit-finance yang berdampak berat bagi sektor DeFi, serta program hadiah stablecoin.

Siapa yang Membantu dan Menahan

Lambatnya kemajuan ini mulai menguji kesabaran pendukung kripto. Senator Cynthia Lummis terang-terangan menyampaikan rasa frustrasinya terhadap negosiasi yang terus berlarut.

“Setelah hampir 11 bulan memberikan hampir semua yang diminta, saya benar-benar tidak tahu apa lagi yang dibutuhkan kolega Demokrat saya sebelum kita bertindak,” kata Lummis.

Kini nasib kejelasan hukum bagi para pengembang bertumpu pada sisa hari kerja Senat. Bagi industri yang sudah menanti lama, tujuh hari ke depan menentukan apakah mereka mendapat kepastian aturan atau harus menanti anggaran negara rampung dihitung.

Dilansir dari @WatcherGuru di X.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share