📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Bos Tambang Bitcoin Ini Jual Sahamnya Sendiri - Cuma Berselang Hari, Perusahaan Umumkan Kontrak AI Raksasa dengan Anthropic

Bos Tambang Bitcoin Ini Jual Sahamnya Sendiri - Cuma Berselang Hari, Perusahaan Umumkan Kontrak AI Raksasa dengan Anthropic

📚 Istilah di Artikel Ini:

Saham perusahaan tambang Bitcoin yang banting setir ke bisnis infrastruktur AI sempat melesat tajam. Tapi di balik kenaikan itu, investor kini mulai bertanya-tanya: apakah para eksekutif dan pemegang saham besar sudah mencairkan untung mereka duluan, tepat sebelum momentum itu mereda?

Menurut firma riset Blocksbridge Consulting dalam newsletter Miner Weekly terbarunya, sejumlah perusahaan tambang Bitcoin publik - termasuk TeraWulf, Cipher Digital, Riot Platforms, dan Core Scientific - mencatatkan penjualan saham oleh eksekutifnya, banyak di antaranya lewat rencana perdagangan terjadwal (Rule 10b5-1). Skema semacam ini lazim dipakai untuk menghindari tudingan insider trading, tapi kini menarik perhatian lebih besar seiring saham-saham terkait AI mulai melemah.

Kasus TeraWulf: Jual Dulu, Umumkan Kontrak Belakangan

Blocksbridge menyebut TeraWulf sebagai contoh paling mencolok karena perusahaan ini termasuk yang paling diuntungkan dari transisi ke infrastruktur AI. CEO TeraWulf Paul Prager, bersama entitas yang ia kelola, Beowulf E&D Holdings, melepas sekitar 1,59 juta lembar saham WULF sebelum perusahaan mengumumkan kontrak sewa infrastruktur AI selama 20 tahun dengan Anthropic pada hari Senin - kesepakatan yang secara luas dipandang sebagai validasi besar atas strategi AI perusahaan.

Bukan cuma eksekutif internal. Tether, penerbit stablecoin yang juga jadi investor strategis, ikut memangkas kepemilikannya di Bitdeer setelah saham penambang itu melonjak berkat narasi AI. Indeks TEM AI Infrastructure Growth, yang melacak gabungan penambang Bitcoin, penyedia cloud AI, dan perusahaan infrastruktur energi terkait, sudah anjlok 16% dalam sebulan terakhir - memberi konteks kenapa waktu penjualan saham ini jadi sorotan.

Pergeseran Fokus: dari Narasi AI ke Tata Kelola

Menurut Blocksbridge, perhatian investor kini bergeser dari sekadar euforia narasi pertumbuhan AI, ke pertanyaan yang lebih tajam: apakah manfaat transisi teknologi ini benar-benar akan mengalir ke pemegang saham publik, atau lebih dulu dinikmati orang dalam. Riset Teneo terhadap lebih dari 350 CEO perusahaan publik bahkan menemukan kurang dari separuh inisiatif AI yang benar-benar menghasilkan keuntungan melebihi biayanya - sejalan dengan laporan Deloitte yang menyebut AI sebagai “paradoks investasi yang terus naik, tapi hasilnya sulit dipastikan”.

CZ Sindir Taruhan AI $725 Miliar Wall Street: 'AI Tak Melindungimu dari Inflasi, Bitcoin Bisa'📌 Baca JugaCZ Sindir Taruhan AI $725 Miliar Wall Street: ‘AI Tak Melindungimu dari Inflasi, Bitcoin Bisa’

Rencana perdagangan 10b5-1 memang dirancang legal dan transparan, bukan bukti kesalahan. Tapi ketika waktunya berdekatan dengan pengumuman besar yang mengerek harga saham, publik wajar bertanya: siapa yang benar-benar tahu apa lebih dulu, dan siapa yang menanggung risiko belakangan?

Dilansir dari Cointelegraph.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share