Bitcoin berpeluang mencetak titik harga tertinggi barunya menuju angka $400.000 pada akhir dekade ini. Prediksi ini datang langsung dari CEO Coinbase, Brian Armstrong, yang menilai pasar kripto saat ini sedang bersiap memasuki tahapan siklus bull market selanjutnya. Ia secara spesifik menempatkan rentang harga $300.000 hingga $400.000 pada tahun 2030 sebagai target utama untuk pergerakan nilai aset digital ini ke depan.
Tingkat harga $400.000 berarti lonjakan nilai yang berlipat ganda dari posisi pasarnya sekarang. Tapi menurut pemimpin bursa kripto terbesar di Amerika Serikat ini, jalan menuju rentang harga itu sudah mulai terbuka dari sekarang. Pendorong utamanya tidak berpusat pada euforia adopsi ritel sesaat, melainkan pada fondasi struktural yang menyangkut kejelasan aturan main bagi seluruh industri.
Ujian Regulasi 15 September
Katalis penentu arah pergerakan Bitcoin selanjutnya datang dari meja para pembuat kebijakan di Amerika Serikat. Armstrong menunjuk tanggal 15 September mendatang sebagai titik perhatian penting bagi para pengamat pasar. Pada hari itu, agenda pemungutan suara prosedural untuk rancangan undang-undang CLARITY Act dijadwalkan berlangsung, dan ia melihat hal ini sebagai salah satu katalis regulasi utama.
Agenda legislasi ini memegang peran kunci bagi arah pasar dalam beberapa bulan ke depan. Pemungutan suara prosedural itu bertindak sebagai ujian nyata sejauh mana dukungan legislator terhadap kejelasan aturan aset digital di Amerika Serikat. Kalau RUU CLARITY Act menunjukkan kemajuan positif di pertengahan bulan depan, ketidakpastian hukum yang selama ini menahan laju masuknya modal para pemain institusional berpotensi mulai terkikis.
Mitos dan Fakta Kuartal Keempat
Selain mengandalkan sentimen perkembangan politik di Washington, Armstrong juga menyandarkan prediksinya pada tren historis pasar. Ia menyoroti krusialnya peran dari kuartal keempat yang membentang sepanjang bulan Oktober, November, hingga Desember. Sepanjang rekam jejak pergerakannya, periode tiga bulan penutup tahun ini secara tradisional dikenal luas sebagai waktu yang sangat kuat bagi performa harga Bitcoin.
๐ Baca JugaLangkah Baru Departemen Keuangan AS Kirim Bitcoin ke $72.490 dan Hanguskan Posisi Short $3,1 Miliar
Bila digabungkan, dua faktor ini saling melengkapi untuk membangun pondasi kenaikan harganya. Prospek kemajuan RUU CLARITY Act di pertengahan bulan kesembilan bertindak sebagai pemantik awal sentimen pasar, sementara tren musiman di ujung tahun siap memperpanjang tarikan harga itu untuk menembus rentang penawaran utamanya.
Mencapai kisaran valuasi $300.000 sampai $400.000 untuk tahun 2030 jelas membutuhkan tenaga beli yang konsisten selama beberapa tahun ke depan. Titik awas pertamanya jatuh langsung pada tanggal 15 September bulan depan. Bagi investor yang memantau arah pasar, hasil pemungutan suara itu akan memberi indikasi nyata apakah narasi bull market ini mulai beranjak, atau pasar kripto harus kembali mengatur napasnya. Dilansir dari @Cointelegraph di X.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




