Platform peluncuran token multi-chain Printr akan menghentikan seluruh operasinya pada 31 Agustus 2026. Penutupan ini diikuti dengan pembatalan token generation event (TGE) dan program airdrop yang sudah dinantikan komunitas. Pengguna yang selama ini mengumpulkan poin dipastikan tidak akan menerima distribusi token apapun.
Printr menyatakan mereka menghabiskan tiga bulan terakhir mencari cara agar bisa terus beroperasi. Langkah itu buntu karena tidak ada opsi yang berhasil mendatangkan pendanaan maupun dukungan distribusi yang memadai.
Kabar ini menambah daftar platform kripto yang tumbang baru-baru ini. Pada Juli 2026, agregator DEX Odos juga menutup layanannya, disusul Step App yang memberi batas waktu penarikan dana hingga 21 Agustus.
Otomatisasi Penarikan Dana Pengguna
Meski gagal bertahan, tim Printr memastikan pengguna tidak kehilangan aset yang dipertaruhkan. Mulai 18 Agustus, sistem platform otomatis melakukan unstaking pada semua posisi. Semua reward yang tersedia juga diklaim dan dikembalikan langsung ke wallet asal pengguna.
Langkah ini membuat pengguna tidak perlu mengajukan permintaan unstaking terpisah. Kalau ada aset yang belum kembali masuk ke dompet sebelum 20 Agustus, Printr mengarahkan pengguna menghubungi tim lewat server Discord resmi. Dukungan teknis ini punya batas waktu dan melayani hingga 31 Agustus. Setelah tanggal itu, antarmuka aplikasi Printr akan offline sepenuhnya.
Penutupan ini berdampak terbatas pada platform Printr. Token-token dari berbagai proyek yang diterbitkan lewat platform mereka dipastikan tetap aman berada on-chain. Kontrak pintar token itu beroperasi independen dan bukan milik Printr.
📌 Baca JugaJutaan Token Aptos dan Arbitrum Dijadwalkan Cair Pekan Depan - Tapi Proyek Cyber Justru Matikan Dua Dompetnya
Akhir Perjalanan Proyek Inkubasi Bybit
Gagalnya Printr bertahan menjadi catatan tersendiri mengingat daftar panjang penyokong di belakangnya. Proyek ini diinkubasi langsung oleh Bybit Venture Studio dan menjalin kemitraan dengan Mantle serta Byreal saat peluncuran perdananya pada Oktober 2025.
Modal yang masuk tidak sedikit. Printr mengantongi pendanaan pre-seed $2,5 juta pada Januari 2025, disusul dana ekstensi $2 juta. Jajaran investor mereka diisi oleh Sfermion, Draper Dragon, Bitscale, Sui Foundation, Axelar Foundation, Flow Foundation, hingga Mirana Ventures. Platform ini juga dibangun dengan cakupan luas untuk mendukung ekosistem Ethereum, Solana, Base, BNB Chain, Mantle, dan Sui, didukung infrastruktur cross-chain dari Axelar dan LayerZero.
Menjelang hari-hari terakhir Printr, pengguna dihadapkan pada satu risiko tambahan. Situasi kebingungan sering dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Link klaim palsu berpotensi bertebaran menargetkan komunitas yang terdampak penutupan. Begitu ada kepanikan, di situlah penipuan dimulai.
Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




