๐Ÿ“… Minggu, 23 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
20 Relawan Bentuk Pasukan Darurat Penjaga Bitcoin - Ironinya Mereka Memakai AI China Karena Model AS Terlalu Ketat

20 Relawan Bentuk Pasukan Darurat Penjaga Bitcoin - Ironinya Mereka Memakai AI China Karena Model AS Terlalu Ketat

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Sekelompok 20 hingga 25 relawan membentuk pasukan khusus bernama Bitcoin Red Team untuk memburu celah keamanan berbantuan kecerdasan buatan. Pasukan darurat ini diisi oleh para developer - banyak di antaranya beroperasi dengan nama samaran - yang berpacu menemukan kelemahan di ekosistem kripto sebelum para peretas menemukannya lebih dulu.

Gerakan ini dipicu oleh rentetan dua kejadian penting. Insiden peretasan dompet Coldcard yang berstatus air-gapped menjadi peringatan keras bagi para pengembang. Situasi ini diperparah oleh kemunculan model AI Kimi K3 asal China, sebuah kecerdasan buatan yang disebut telah memicu kekacauan luas di dunia keamanan siber.

Tim ini tidak membedah kode protokol inti Bitcoin. Perhatian mereka tertuju penuh pada lapis aplikasi, dompet penyimpanan, layanan pelengkap, dan perangkat lunak pendukung di sekitarnya. Di lapisan pinggir inilah celah keamanan biasanya bersarang.

Menyisir Kode Sumber Terbuka

Barisan Bitcoin Red Team diisi oleh sejumlah pengembang ternama seperti Ben Carmen, Daniela Brozzoni, James O’Beirne, dan anggota dewan pusat riset Vinteum R&D Center, Bruno Garcia. Mereka bergerak ganda: melayani permintaan pemindaian dari berbagai proyek, sekaligus melakukan penyisiran proaktif di balik layar.

“Kami sudah memindai hampir seluruh ekosistem open-source yang signifikan,” ungkap Calle, pengembang sekaligus pengelola proyek Cashu yang turut bergabung dalam tim ini.

Perburuan celah ini menelan ongkos mahal. Tim sejauh ini telah menghabiskan dana sekitar $20.000 untuk membiayai berbagai layanan keamanan. Namun seluruh dana operasional itu sudah diamankan, sehingga donasi tambahan dari publik tidak lagi diperlukan.

AI Menghapus Batas Keahlian Retas

Kecerdasan buatan mengubah aturan main karena mesin ini menurunkan batas teknis eksploitasi ke titik terendah. Seseorang kini bisa menjalankan peretasan utuh hanya bermodalkan perintah ke mesin AI, tanpa perlu memiliki keahlian dasar.

“Eksploitasi sederhana kini bisa diselesaikan end-to-end oleh seseorang yang tidak tahu caranya tanpa AI,” jelas Calle.

Skor Sempurna 10.0 di Entra ID Microsoft - Celah Kritis yang Nyaris Membobol Institusi Kripto๐Ÿ“Œ Baca JugaSkor Sempurna 10.0 di Entra ID Microsoft - Celah Kritis yang Nyaris Membobol Institusi Kripto

Ia menekankan bahwa konsep menyembunyikan celah lewat kerumitan kode sudah tamat. “Tidak ada rahasia lagi di software - tidak ada asimetri informasi yang dulu dipakai untuk security through obscurity. Itu sudah berakhir,” tambahnya.

Mengingat daya tariknya, Bitcoin masuk dalam daftar prioritas peretasan terbanyak. Sebagai penyerang, hal pertama yang ingin diserang pasti uang internet.

Ironi Memakai Model China

Untuk menjalankan pemindaian dan simulasi peretasan, tim ini butuh AI tanpa batas. Di sinilah mereka menghadapi hambatan dengan model buatan Amerika Serikat. Aturan guardrail pada AI Amerika sering kali memblokir aktivitas mereka karena mesin menilainya sebagai tindakan eksploitasi, padahal mereka sedang meriset celah keamanan.

“Meski model AS lebih cerdas secara umum, guardrail-nya membatasi kegunaan di bidang keamanan,” keluh Calle.

Sebagai jalan keluar, mereka justru lebih sering mengandalkan model AI buatan China. Model asal Asia ini tidak menerapkan pembatasan ketat, memungkinkan para peneliti leluasa meniru manuver peretas tanpa halangan sistem.

Seperti ditegaskan Calle, pertanyaannya kini hanya soal waktu. Red Team ada karena mereka harus selangkah di depan penyerang secepat mungkin. Pasukan relawan ini memikul tugas berat sebagai benteng terakhir yang memisahkan peretas mesin dari aset pengguna di seluruh dunia. Dilansir dari Decrypt.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share