Setelah belasan tahun beroperasi sebagai koin pembayaran murni, DigiByte bersiap mengambil arah baru. Jaringan veteran yang meluncur pada tahun 2014 ini dilaporkan akan merilis DigiDollar, stablecoin native pertamanya di atas blockchain DigiByte, dengan jadwal go-live MainNet sekitar tanggal 31 Juli 2026.
Informasinya belum sepenuhnya resmi. Kabar ini pertama kali mencuat lewat kalender event CoinMarketCap yang mencatat tanggal 31 Juli sebagai tonggak penting peluncuran, dan sifatnya masih sebatas laporan komunitas. Namun, rencana ini tetap memancing perhatian bagi kelanjutan salah satu blockchain tertua dan paling terdesentralisasi di industri kripto.
Kenapa Butuh Persetujuan Penambang?
Peluncuran DigiDollar tidak terjadi lewat pemutakhiran terpusat. Mengingat sifat jaringannya, stablecoin ini diharapkan baru bisa aktif beroperasi di MainNet sekitar dua minggu setelah sukses mencapai batas LOCKED_IN. Fase ini bergantung sepenuhnya pada proses BIP9 miner-signaling, tempat para penambang yang tersebar di jaringan memberikan persetujuan teknis mereka.
Proses panjang ini selaras dengan reputasi DigiByte yang selama bertahun-tahun fokus pada keamanan tanpa kompromi. Jaringan ini membangun identitasnya lewat penggunaan lima algoritma mining paralel sekaligus, menjadikannya benteng tangguh untuk memproses transaksi. Penambahan sebuah aset kompleks seperti stablecoin memaksa para operator node untuk tetap menjaga standar keamanan itu tanpa mengorbankan kecepatan eksekusi dasar jaringan.
Pintu Masuk Ekosistem Baru
Bagi ekosistem yang selama ini lebih dikenal sebagai alat pembayaran sederhana, kedatangan DigiDollar menandai awal ekspansi yang jauh lebih besar. Sebagai stablecoin native pertama di jaringan DigiByte, aset ini memegang kunci untuk membuka berbagai kemungkinan kasus penggunaan Decentralized Finance (DeFi) baru.
📌 Baca JugaTiga Blockchain Guyur Pasar Agustus Ini - Aptos Lepas 11,3 Juta Token di Tengah Runtuhnya KOSPI
Selama ini, infrastruktur DigiByte yang kokoh lebih sering dimanfaatkan untuk sekadar mengirim dan menerima nilai aman antarpengguna. Kehadiran aset dengan patokan nilai stabil memungkinkan para pengembang merancang produk finansial tingkat lanjut, seperti platform pinjaman atau pertukaran aset terdesentralisasi, langsung di atas lapisan keamanan yang sudah teruji sejak 2014.
Bagi pengguna dan penambang yang bertahun-tahun terbiasa dengan kesederhanaan transaksi DigiByte, transisi ini jelas menuntut adaptasi. Membuka jaringan untuk fungsi baru berarti mereka kini harus siap berhadapan dengan kompleksitas ekosistem DeFi - tantangan yang belum pernah mampir ke jaringan lawas ini.
Dilansir dari Menurut kalender CoinMarketCap.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




