📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Diklaim 'Marketplace NFT Terbesar' di TRON, Faktanya Cuma Laku 4 Item Sebulan - Segini Recehnya

Diklaim ‘Marketplace NFT Terbesar’ di TRON, Faktanya Cuma Laku 4 Item Sebulan - Segini Recehnya

Sebuah marketplace yang mengklaim diri “platform trading NFT terbesar di TRON” ternyata cuma berhasil mencatat empat transaksi penjualan dalam sebulan terakhir. Itulah kondisi AINFT, marketplace NFT milik taipan kripto Justin Sun, yang datanya dibongkar dalam laporan Protos awal Juli ini.

Dari APENFT ke AINFT, Namanya Berubah tapi Sepi Tetap Sepi

AINFT sebelumnya bernama APENFT, diluncurkan pada 2021 sebagai etalase koleksi seni digital mahal milik Sun - termasuk karya-karya yang pernah dibelinya dengan harga fantastis di lelang. Pada 2025, platform ini direbranding dengan sentuhan “AI” mengikuti tren. Namun rebranding tak mengubah nasib: menurut data yang dikumpulkan langsung dari marketplace tersebut, hanya empat NFT dari dua koleksi berbeda yang laku dalam 30 hari terakhir, dengan total volume 5.434 TRON - setara sekitar $1.775 atau kurang dari Rp30 juta. Dari jumlah itu, cuma dua transaksi yang terjadi dalam sepekan terakhir.

Sun Pump Juga Tak Kalah Sepi

Nasib serupa dialami Sun Pump, platform peluncuran token meme besutan Sun yang bersaing dengan pump.fun. Data dashboard Dune Analytics menunjukkan platform ini menghasilkan pendapatan cuma $196 dalam tujuh hari terakhir - bahkan pada 10 Juni lalu, pendapatan hariannya cuma $3. Dari 36 token yang ditampilkan di platform, 18 di antaranya bertema Justin Sun sendiri, sisanya berputar di seputar tema USDT atau gambar kumis - menunjukkan minim variasi kreator yang benar-benar tertarik memakai platform ini.

Klaim Besar, Angka di Lapangan Bicara Lain

Kontras antara klise pemasaran “platform terbesar” dan realita on-chain ini menegaskan pola yang sudah lama dicurigai komunitas kripto: sejumlah proyek Justin Sun besar di narasi, tapi tipis di pemakaian nyata. Justin Sun sendiri dikenal luas sebagai kolektor seni digital yang doyan memenangkan lelang mahal, dan reputasi itulah yang selama ini jadi modal pemasaran AINFT - seolah aktivitas pribadinya otomatis menular jadi geliat pasar di platformnya sendiri. Namun data on-chain tak bisa dibohongi. Ketimpangan antara narasi besar dan volume transaksi yang bisa dihitung jari ini juga mencerminkan tantangan lebih luas yang dihadapi marketplace NFT berbasis jaringan non-Ethereum: sulit menarik likuiditas dan komunitas kolektor aktif meski punya nama besar di baliknya. Buat pengamat pasar NFT, kasus AINFT jadi contoh nyata betapa label “terbesar” gampang diucapkan tapi gampang pula dibantah cuma dengan membuka data on-chain-nya sendiri.

Rela Rugi $12.400 Jual Bored Ape, Trader Ini Malah Tambah Taruhan Long Ethereum $9,38 Juta📌 Baca JugaRela Rugi $12.400 Jual Bored Ape, Trader Ini Malah Tambah Taruhan Long Ethereum $9,38 Juta

Dilansir dari Protos.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share