Di usia 41 tahun, Cristiano Ronaldo masih jadi starter Portugal di Piala Dunia 2026 - tapi kali ini dengan status berbeda. Pada 5 Juli lalu, ia mengonfirmasi bahwa turnamen ini adalah laga internasional terakhirnya, menutup babak yang mencatatkan 232 caps dan 146 gol, dua rekor sepanjang masa timnas Portugal yang kemungkinan besar tak akan terkejar dalam waktu dekat.
Bukan Cuma Emosional, Ini Juga Soal Nilai Aset Digital
Di balik momen haru itu, ada pertaruhan yang jauh lebih teknis: nasib pasar tokenisasi olahraga yang nilainya mencapai miliaran dolar, mencakup platform NFT olahraga hingga token fan klub, sebagian besarnya dibentuk oleh popularitas segelintir bintang sepak bola - dan tak ada yang bobotnya sebesar Ronaldo. Pertanyaannya sekarang: begitu ia benar-benar gantung sepatu dari timnas, apakah aset digital yang menempel namanya akan bergerak seperti barang koleksi langka yang nilainya justru naik karena kelangkaan pasokan baru - atau malah seperti instrumen “pemain aktif” yang kehilangan likuiditas begitu sang pemilik nama tak lagi tampil di lapangan?
Pasar belum punya jawaban pasti, karena belum banyak preseden bintang sekaliber Ronaldo yang benar-benar pensiun sambil masih memegang portofolio aset digital seaktif dirinya.
Bayang-Bayang Gugatan Rp16 Triliun yang Belum Tuntas
Situasi ini kian rumit karena warisan kripto Ronaldo tak melulu manis. Sejak 2023, sebuah gugatan class action senilai lebih dari $1 miliar (sekitar Rp16 triliun) masih menggantung di Amerika Serikat, menuduh promosi NFT-nya lewat Binance ikut mendongkrak citra bursa itu di tengah tekanan regulasi berat yang tengah dihadapinya kala itu - sesuatu yang menurut penggugat menyesatkan investor.
Kombinasi antara momen pensiun yang penuh sentimen dan bayang-bayang litigasi yang belum kelar membuat “warisan kripto” Ronaldo jadi salah satu studi kasus paling menarik untuk melihat bagaimana pasar memperlakukan aset digital yang terikat pada karier atlet begitu kariernya sendiri berakhir.
📌 Baca JugaRela Rugi $12.400 Jual Bored Ape, Trader Ini Malah Tambah Taruhan Long Ethereum $9,38 Juta
Preseden yang Bakal Ditiru Bintang Lain
Ronaldo tak sendirian menghadapi pertanyaan ini. Sejumlah atlet top dunia lain juga sudah menandatangani kontrak sponsor kripto dan menerbitkan koleksi NFT bertema pribadi selama beberapa tahun terakhir, tapi belum ada yang benar-benar melewati fase pensiun sambil membawa portofolio digital sebesar milik Ronaldo. Bagaimana pasar merespons kasusnya nanti - apakah nilai token fan dan koleksi NFT terkait dirinya bertahan, menyusut perlahan, atau justru melonjak karena status “legenda yang sudah tak bisa nambah koleksi baru” - kemungkinan besar akan jadi acuan bagi klub, sponsor, dan platform Web3 saat merancang kontrak serupa dengan bintang olahraga generasi berikutnya.
Dilansir dari CryptoNews.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




