Sengketa hak merek antara dua entitas kripto resmi masuk ke Pengadilan Distrik New York Selatan (SDNY). TransparentBusiness Inc., perusahaan pengembang di balik proyek Unicoin, melayangkan gugatan terhadap Universal Navigation Inc., entitas induk yang mengoperasikan Uniswap Labs.
Langkah hukum ini secara langsung menargetkan aset kekayaan intelektual Uniswap. Melalui dokumen perkaranya, Unicoin meminta pengadilan federal Amerika Serikat untuk membatalkan pendaftaran hak merek dagang “UNI” milik Uniswap Labs. Manuver ini terdaftar hanya beberapa pekan sebelum Unicoin menggelar peluncuran publik untuk token UNCN mereka yang dijadwalkan pada 28 September mendatang.
Tuntutan Serahkan Domain
Gugatan dari kubu Unicoin merupakan respons atas tekanan yang sudah berjalan selama tiga bulan terakhir. Sebelum kasus ini sampai ke pengadilan, barisan kuasa hukum Uniswap tercatat telah melayangkan tiga surat somasi secara berturut-turut, masing-masing tertanggal 3 Juni, 17 Juli, dan 14 Agustus 2026.
Dalam rentetan surat peringatan itu, Uniswap menuduh Unicoin melakukan pelanggaran hak merek, dilusi merek, praktik cybersquatting, serta persaingan tidak sehat di industri kripto. Berangkat dari tuduhan itu, Uniswap mengajukan serangkaian tuntutan ganti rugi kepada pesaingnya.
Mereka mendesak Unicoin segera berhenti menggunakan seluruh merek turunan yang memuat kata “UNI”. Uniswap juga menuntut penyerahan dua domain utama milik pengembang tersebut, yakni unicoin.com dan unicoin.org. Desakan ini diiringi tuntutan agar Unicoin membeberkan laporan pendapatan beserta keuntungan operasional mereka, serta mengganti seluruh biaya hukum yang telah ditanggung oleh pihak Uniswap.
Kepastian Status Merek
Menghadapi tekanan hukum beruntun, TransparentBusiness Inc. membawa sengketa ini ke meja hijau. Selain meminta pembatalan pendaftaran merek “UNI” di tingkat federal, mereka mendesak hakim menjatuhkan putusan yang menyatakan bahwa merek dagang UNICOIN tidak melanggar hak kekayaan intelektual Uniswap Labs.
๐ Baca JugaPasar Prediksi World Lepas 1 Juta Antrean Pengguna di Solana - Buka Taruhan F1 Sampai Keputusan The Fed
Unicoin meminta pengadilan memastikan nama produk mereka tidak mengaburkan merek dagang UNI, UNISWAP, dan UNICHAIN yang dipegang oleh Uniswap. Kasus ini menyeret platform dominan di sektor bursa terdesentralisasi (DEX). Menurut data DeFiLlama saat dokumen gugatan diajukan, protokol Uniswap memimpin volume DEX global dengan catatan transaksi 24 jam melampaui $3,9 miliar. Pertarungan mempertahankan dominasi pasar itu kini harus berjalan beriringan dengan sengketa merek di pengadilan New York.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Baca juga: Kirim USDC Beda Jaringan Tak Lagi Terpotong - Circle Rombak CCTP Pakai Skema Prabayar
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




