Arus modal institusional di pasar kripto memperlihatkan arah yang saling bertolak belakang minggu ini. Data terbaru dari Farside Investors menunjukkan bahwa spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat kehilangan dana sebesar $462,7 juta selama pekan perdagangan 8-11 September 2026. Angka ini dicetak hanya dalam empat sesi perdagangan karena bursa tutup pada hari Senin untuk libur Labor Day AS.
Tekanan keluar pada instrumen investasi Bitcoin terjadi berturut-turut tanpa jeda. Dana Bitcoin ETF mencatat arus keluar alias outflow setiap harinya dari Selasa hingga Jumat tanpa pengecualian. Pelepasan dana mingguan $462,7 juta ini merupakan kelanjutan dari tekanan jual yang terjadi pada Kamis 11 September, ketika outflow harian mencapai angka $282,6 juta seperti yang sudah dilaporkan sebelumnya.
Namun yang menarik dari pola aliran dana institusi ini adalah arah pergerakan yang berlawanan. Pada periode yang sama saat Bitcoin ditekan oleh aksi tarik modal, ETF Ethereum AS justru membukukan arus masuk atau inflow sebesar $196,9 juta. Ini menciptakan divergensi yang jarang terjadi bersamaan antara produk investasi dari dua aset kripto terbesar di pasar.
Rotasi Modal di Tengah Tekanan Inflasi
Divergensi yang tergambar dari arus keluar besar Bitcoin dan arus masuk signifikan pada Ethereum memberikan sinyal spesifik soal perilaku pemain kelembagaan. Pola ini menunjukkan rotasi sementara preferensi institusi dari Bitcoin beralih ke Ethereum, yang berlangsung di tengah membayanginya tekanan data inflasi Amerika Serikat.
Langkah rotasi juga terlihat pada aset kripto lapisan selanjutnya. Produk ETF Solana ikut menarik arus masuk dana, meski dengan volume yang jauh lebih kecil yaitu sebesar $9,7 juta. Di sisi spektrum yang berlawanan, produk investasi ETF Hyperliquid mencatat pergerakan dana keluar yang searah dengan pergerakan Bitcoin.
Posisi Pemain Besar Tetap Tebal
Meski pergerakan ETF Bitcoin minggu ini diwarnai penarikan modal, jejak kepemilikan institusi dalam jangka panjang belum terhapus. Sebagai konteks ukuran, data kepemilikan kuartal dua yang berakhir Juni memperlihatkan bahwa perusahaan perdagangan kuantitatif Jane Street memegang lebih dari $1 miliar saham spot Bitcoin ETF.
Dari total kepemilikan bernilai miliaran dolar itu, porsi penempatan terbesar Jane Street diarahkan ke produk IBIT dengan nilai sekitar $828 juta. Pola akumulasi serupa terlihat pada laporan bank investasi Morgan Stanley. Hingga akhir kuartal dua, Morgan Stanley memegang sekitar 16,5 juta lembar saham BlackRock Bitcoin ETF - sebuah posisi yang mewakili kenaikan 23% dari catatan kepemilikan periode sebelumnya.
๐ Baca JugaInflasi Inti AS Lebih Panas dari Ekspektasi - Bukannya Tertekan, Kripto Malah Berbalik Arah Dekati $2,7 Triliun
Pergerakan kontras aliran ETF minggu ini menegaskan bahwa modal institusi tak selalu mengalir ke satu muara. Ketika Bitcoin menghadapi tekanan jual empat hari beruntun, Ethereum dan Solana membuktikan instrumen mereka mampu menyerap likuiditas saat pemain besar mulai menyesuaikan posisi.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Sebelumnya: ETF Bitcoin AS Buang $282 Juta dalam Sehari - Tapi Akar Masalahnya Ada di Laporan Inflasi
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




