Departemen Kehakiman AS (DOJ) mencatatkan pembekukan aset kripto senilai lebih dari $52 juta hanya dalam kurun waktu satu hari. Operasi penegakan hukum ini diarahkan langsung untuk melawan Xinbi Guarantee, entitas perantara yang digambarkan oleh otoritas AS sebagai jaringan kejahatan yang dikelola dari China.
Proses pelacakan dan pembekukan aset bernilai puluhan juta dolar ini melibatkan dukungan dari penerbit aset digital. Melalui pernyataan resmi pada 11 September, pihak Tether menguraikan bahwa DOJ mengakui “bantuan proaktif” perusahaan mereka sepanjang operasi melawan Xinbi. Kolaborasi antarpihak memperlihatkan peran penerbit stablecoin dalam mendampingi aparat membongkar aliran dana sindikat kriminal.
Membidik Infrastruktur Utama
Fokus operasi otoritas federal menghindari upaya pengejaran skema penipuan individual di lapangan. Penegak hukum mengambil rute taktis berbeda yang menargetkan alat pembayaran sentral penyokong operasional marketplace Xinbi.
Xinbi Guarantee telah lama beroperasi layaknya hub layanan khusus bagi deretan jaringan penipuan berbahasa China. Mereka memosisikan jaringannya sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai grup fraud dengan pelaku pencucian uang, sekaligus menyediakan fasilitas bagi para operator pengelola platform investasi palsu.
Dampak operasi penghubung Xinbi melebar jauh hingga keluar dari lingkup kejahatan finansial daring. Penelusuran aparat mendapati bahwa jaringan ini turut diandalkan untuk mewadahi aktivitas perekrut yang terindikasi memiliki kaitan dengan praktik perdagangan manusia.
Demi memotong perputaran uang di hub kejahatan itu, DOJ mengerahkan aparatnya menyita dua dompet kripto utama. Kedua alamat digital ini dibidik karena diduga sering dipakai oleh Xinbi untuk menampung aliran dana pembayaran layanan sekitar $12 juta.
๐ Baca JugaKorea Utara Bayar Pekerja Asing $500 untuk Lolos Wawancara di AS - Buntutnya Kripto $2 Miliar Lenyap
Mendekati Angka Satu Miliar Dolar
Pengejaran dompet bermasalah dari otoritas penegak hukum ternyata menjalar menjauhi dua alamat awal. Permintaan pembekukan aset dari aparat memperluas radarnya hingga mencakup 47 dompet kripto tambahan yang terindikasi andil dalam dugaan praktik pencucian uang kelanjutan.
Pemblokiran kripto senilai lebih dari $52 juta dalam sehari ini menambah catatan pencapaian dari gugus tugas pemerintah AS. Lewat masuknya sitaan aset Xinbi, angka kumulatif nilai penegakan hukum yang dibukukan Scam Center Strike Force kini naik menyentuh target $938 juta.
Langkah memblokir alat pembayaran sentral milik Xinbi menegaskan arah penegak hukum untuk mematikan urat nadi pendanaan sindikat, alih-alih mengejar pelaku operasi penipuan satu per satu. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Korea Utara Bayar Pekerja Asing $500 untuk Lolos Wawancara di AS - Buntutnya Kripto $2 Miliar Lenyap
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




