ETF Bitcoin spot di bursa Amerika Serikat mencatat arus keluar bersih $201,9 juta pada akhir Agustus, tepatnya tanggal 28. Penarikan dana harian ini mengakhiri rentetan pemasukan modal institusi yang telah berlangsung stabil selama sembilan sesi berturut-turut. Pembalikan arus investasi bertepatan dengan pidato Ketua Fed Kevin Warsh yang bernada hawkish dalam simposium ekonomi tahunan Jackson Hole.
Dalam delapan sesi perdagangan sebelumnya, produk ETF Bitcoin spot AS berhasil menarik modal institusi dengan total sekitar $2,8 miliar. Arus dana inilah yang mendorong harga Bitcoin mendaki dari kisaran $63.500 hingga menembus $80.000, lalu sempat mencetak puncak $81.000. Setelah Bitcoin gagal mempertahankan posisinya di atas garis $80.000, aset terbesar ini langsung terkoreksi ke $77.500 pada 29 Agustus.
Kenaikan Harga Tanpa Bantuan Leverage
Data open interest futures BTC menyusut dari sekitar 646.000 BTC pada pertengahan Agustus menjadi 588.000 BTC. Penurunan jumlah kontrak terbuka ini membuktikan bahwa reli harga menembus $80.000 sebelumnya murni didorong oleh pembelian riil, bukan dominasi spekulasi utang. Menurut catatan rilis QCP Capital, “short covering dan spot demand memainkan peran lebih besar dari long leveraged baru”.
Sinyal Suku Bunga dan Obligasi Pemerintah
Koreksi harga Bitcoin beririsan dengan ketegasan Kevin Warsh di Jackson Hole. Warsh menegaskan bahwa fokus utama para pengambil kebijakan Fed saat ini harus tetap pada pengendalian harga, seraya menilai kondisi keuangan masih sulit disebut ketat. Bahkan sebelum pidato itu mengemuka, pelaku pasar sudah menempatkan probabilitas 35% untuk berlanjutnya kenaikan suku bunga pada bulan September.
Angka inflasi sejalan dengan sikap tegas bank sentral AS. Indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) utama bulan Juli berada di angka 3,7% yoy, sementara core PCE menempati 3,3% - dua metrik ini masih melampaui target 2% dari Fed. Pada wilayah perbendaharaan negara, mulai 9 September nanti US Treasury akan meningkatkan operasi buyback obligasi jangka panjang dari maksimal $2 miliar menjadi minimal $4 miliar per operasi. Pemerintah memposisikan langkah buyback ini murni operasional dan bukan program pelonggaran kuantitatif (QE), sehingga tidak berhubungan langsung dengan kelanjutan reli Bitcoin.
ETF Ethereum Terus Menampung Modal
Saat ETF Bitcoin mencatat outflow dana harian, ETF Ethereum justru melanjutkan capaian hari ke-10 masuknya dana tanpa jeda. Arus masuk modal segar ke produk investasi Ethereum ini mampu menandingi asupan harian Bitcoin pada hari yang sama, walau basis total nilai aset Ethereum terpaut jauh lebih kecil.
๐ Baca JugaBernstein Pangkas Target Bitcoin Jadi $150.000 - Tapi Saham Penambang Justru Kalahkan Sektor AI
Keluarnya nilai $201,9 juta dari instrumen Bitcoin dalam satu sesi tunggal ini belum cukup memastikan terjadinya pembalikan tren turun permanen. Analis butuh konfirmasi tambahan dari pergerakan uang selama beberapa hari ke depan untuk memastikan apakah likuiditas institusi benar-benar meninggalkan pasar atau hanya mengambil posisi aman sesaat.
Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Sebelumnya: ETF Bitcoin Kehilangan $201,8 Juta Sekaligus Hapus Pesta 9 Hari - Podium Jackson Hole Jadi Pemicu Utama
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




