Versi terbaru XRP Ledger, XRPL 3.3.0, dirilis minggu ini dengan membawa enam amandemen baru. Namun, satu pembaruan jadi sorotan utama: fitur privasi bernama Confidential Transfers. Amandemen ini dirancang khusus untuk mengenkripsi saldo dan jumlah nominal transaksi pada Multi-Purpose Tokens (MPT), format tokenisasi yang dipasarkan Ripple kepada penerbit obligasi dan reksa dana institusional.
Penerapan privasi ini tidak menutup transaksi sepenuhnya. Identitas akun dan jenis token yang dipindahkan tetap bisa dilihat oleh publik di buku besar. Yang ditutupi hanyalah berapa banyak koin yang disimpan dan berapa jumlah yang dikirim. Sistem ini bekerja menggunakan metode kriptografi zero-knowledge proof.
Incar Uang Institusi Wall Street
Saat ini, lebih dari $530 juta aset tokenisasi sudah menetap di jaringan XRPL. Angka ini dihitung di luar peredaran stablecoin RLUSD. Nilai itu terkonsentrasi pada segelintir penerbit yang memindahkan aset mereka ke dalam format kripto.
Salah satu pemain utamanya adalah Aviva Investors. Bulan lalu, perusahaan ini meluncurkan kelas saham tokenisasi dari produk US Dollar Liquidity Fund mereka di XRPL. Langkah ini mengikuti pengumuman kemitraan mereka dengan Ripple pada bulan Februari 2026. Dengan Confidential Transfers, entitas seperti Aviva punya alat untuk menjaga kerahasiaan arus uang klien mereka.
Selain privasi, XRPL 3.3.0 membawa amandemen lain untuk melengkapi operasional institusi. Ada fitur Batch yang memungkinkan hingga delapan transaksi dikemas jadi satu paket dengan mode all-or-nothing - batal satu, batal semua. Kemudian ada fitur Sponsor, yang membuat satu akun bisa membayarkan biaya jaringan untuk akun lain. Pembaruan ini juga mengenalkan Permission Delegation yang memberi otorisasi terbatas tanpa menyerahkan kendali penuh, serta Dynamic MPT yang memungkinkan penerbit merombak properti token mereka paska-penerbitan.
Kecepatan Naik, Menunggu Lampu Hijau
Di sisi teknis, versi 3.3.0 memangkas beban mesin. Pembaruan ini menghemat penggunaan memori antara 10% sampai 15% dan membuat proses sinkronisasi node berjalan lebih cepat.
📌 Baca JugaHyperliquid Kuras $141 Juta Untuk Borong Token Sendiri - Tapi Bahaya Mengintai di Balik Angka
Tapi seluruh rangkaian amandemen ini belum aktif. Agar berlaku, pembaruan ini butuh dukungan dari minimal 80% validator terpercaya jaringan terus-menerus selama dua minggu. Jika kuota itu tidak tercapai dalam jendela waktu tersebut, kode baru ini belum bisa dipakai.
Ujian nyatanya nanti bukan cuma pada hasil pemungutan suara validator. Pertanyaan terbesarnya adalah apakah Aviva, Ondo, atau institusi lain yang sudah mencetak aset di XRPL akan memilih mengenkripsi saldo mereka begitu pintunya resmi dibuka.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




