📅 Selasa, 28 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Franklin Templeton Bawa $1,8 Triliun Desak Senat Sahkan CLARITY Act - Tepat Saat Voting Tertunda

Franklin Templeton Bawa $1,8 Triliun Desak Senat Sahkan CLARITY Act - Tepat Saat Voting Tertunda

📚 Istilah di Artikel Ini:

Franklin Templeton, manajer aset yang mengelola dana $1,8 triliun, resmi melayangkan desakan kepada Senat Amerika Serikat untuk segera mengesahkan CLARITY Act. Kabar desakan ini terungkap melalui laporan WatcherGuru di X pada 28 Juli 2026, mencatat 5.873 tanda suka dari komunitas pasar.

Langkah Franklin Templeton menjadi alarm bagi para pembuat kebijakan. CLARITY Act dirancang khusus untuk memberi kepastian regulasi di sektor kripto. Bagi pemain besar di Wall Street, payung hukum ini adalah pintu masuk yang dibutuhkan untuk membuka keran pembelian institusional dalam skala besar. Keterlambatan pengesahan rancangan undang-undang ini memukul langsung sentimen pelaku industri.

Ironisnya, alih-alih merespons desakan pasar, Senat AS justru memilih menunda agenda voting CLARITY Act. Pergeseran jadwal ini dilakukan demi memprioritaskan pembahasan RUU sanksi terhadap Rusia. Keputusan penundaan yang juga dikonfirmasi oleh CoinDesk dan liputan kabarbitcoin sebelumnya ini menambah tekanan berlapis di pasar kripto.

Waktu Tersisa Menipis di Tengah Volatilitas

Tarik-ulur legislasi ini terjadi saat kalender politik dan ekonomi makin merapat. Masa reses Kongres dijadwalkan mulai 8 Agustus 2026, menyisakan waktu yang sempit untuk menuntaskan pembahasan. Di tengah ketidakpastian jadwal ini, Ketua SEC Paul Atkins melalui Yahoo Finance masih mengutip adanya kemajuan nyata pada perumusan rancangan undang-undang kripto meski jadwal voting tergeser.

Bersamaan dengan drama di Senat, pasar menghadapi minggu yang sarat tekanan makroekonomi. Analis di Nexo menyebut pekan ini sebagai jendela dengan volatilitas tertinggi. Keputusan suku bunga Federal Reserve dijadwalkan pada hari Rabu, disusul rilis data pengeluaran konsumsi pribadi (Core PCE) dan produk domestik bruto (GDP) pada Kamis.

Beban Ganda yang Rontokkan Harga

Tekanan bagi pasar kripto tidak hanya datang dari penundaan CLARITY Act. Citadel Securities melempar ekspektasi bahwa bank sentral The Fed akan menaikkan suku bunga minggu ini sebagai langkah kejutan, memicu respons cepat dari pelaku pasar dengan 4.947 tanda suka menyambut laporan itu di platform X.

Minnesota Kriminalisasi Pasar Prediksi Awal 2026 - Tapi Hakim Federal Justru Buka Jalan Bagi Kalshi dan Polymarket📌 Baca JugaMinnesota Kriminalisasi Pasar Prediksi Awal 2026 - Tapi Hakim Federal Justru Buka Jalan Bagi Kalshi dan Polymarket

Sentimen yang bertumpuk ini langsung direspons negatif oleh pasar spot. Harga Bitcoin anjlok dalam ke level $63.200, menyapu bersih posisi trader lewat likuidasi senilai $100 juta hanya dalam waktu 60 menit. Kejatuhan mendadak ini sebagian besar dipicu oleh kekosongan kejelasan legislatif yang berpadu dengan ketakutan akan kebijakan moneter ketat.

Keputusan Kongres dalam beberapa hari ke depan menentukan apakah modal besar benar-benar bisa mengalir masuk. Tanpa kejelasan aturan, dana segar triliunan dolar dari entitas seperti Franklin Templeton cuma bisa tertahan di balik garis batas.

Dilansir dari @WatcherGuru di X.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share