๐Ÿ“… Sabtu, 24 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Franklin Templeton Daftarkan Dua ETF di Nasdaq - Dividen Saham AS Otomatis Masuk ke Bitcoin

Franklin Templeton Daftarkan Dua ETF di Nasdaq - Dividen Saham AS Otomatis Masuk ke Bitcoin

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Franklin Templeton membawa strategi reinvestasi dividen saham ke bursa kripto. Manajer aset dengan dana kelolaan $1,8 triliun ini mendaftarkan dua exchange-traded fund (ETF) ke bursa Nasdaq pada 22 Oktober 2026. Pendaftaran sekuritas diselesaikan berdasarkan Bagian 12(b) Securities Exchange Act of 1934 melalui berkas pengajuan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Dua produk yang diajukan adalah Franklin US Equity Bitcoin DRIP Index ETF dengan ticker FBEQ dan Franklin US Innovation Bitcoin DRIP Index ETF dengan ticker FIBT. Pengajuan ini membuka jalan bagi dividen saham Amerika Serikat untuk dialihkan ke instrumen Bitcoin.

Mekanisme kedua dana bertumpu pada perputaran dividen tunai yang masuk dari emiten bursa saham.

Bagaimana Dividen Saham Berubah Jadi Bitcoin

Kedua ETF menerapkan strategi Dividend Reinvestment Plan (DRIP). Modal dana utamanya diinvestasikan pada saham-saham AS. Saat dividen tunai maupun dividen khusus dibagikan emiten, dividen itu dialokasikan otomatis untuk membeli eksposur Bitcoin melalui produk investasi terdaftar pada hari kerja berikutnya setelah tanggal ex-dividend.

Portofolio kedua dana melacak indeks besutan VettaFi. FBEQ memantau VettaFi US Large-Cap 500 Bitcoin DRIP Index yang mencakup 500 saham perusahaan besar AS. Sementara itu, FIBT melacak 100 saham perusahaan inovasi dari semesta Nasdaq lewat VettaFi US Innovation Bitcoin DRIP Index.

Alokasi awal portofolio dipatok pada rasio 95% ekuitas AS dan 5% instrumen terkait Bitcoin. Franklin Templeton menetapkan biaya pengelolaan tahunan sebesar 0,09% bagi kedua reksa dana indeks ini.

Aturan Ketat Rebalancing dan Batas Alokasi

Pergerakan bobot portofolio dikontrol lewat batasan alokasi berkala. Jika porsi instrumen Bitcoin melampaui 5% saat tinjauan triwulanan berlangsung, alokasi akan dipangkas kembali ke level 4,5%.

Ketentuan rebalancing juga berlaku di luar jadwal evaluasi tiga bulanan. Bila lonjakan harga membuat porsi Bitcoin menembus 20% di antara periode evaluasi, pengelola wajib menurunkan alokasi ke 4,5% pada penutupan hari kerja kedua setelah pelanggaran batas terjadi.

Penilaian harga Bitcoin pada indeks mengacu pada Kaiko Bitcoin New York Reference Rate setiap pukul 16.00 Waktu Timur (ET). Standar ini dipakai untuk menentukan nilai acuan harian portofolio.

China Tuntut Sita 61.800 Bitcoin Kasus Qian Zhimin - Hakim Inggris Akui Hak Korban๐Ÿ“Œ Baca JugaChina Tuntut Sita 61.800 Bitcoin Kasus Qian Zhimin - Hakim Inggris Akui Hak Korban

Kepemilikan Saham Dana Tanpa Koin Fisik

Investor yang membeli unit penyertaan memegang saham ETF di rekening sekuritas dan tidak memegang Bitcoin fisik langsung. Registrasi di Nasdaq ini melanjutkan ekspansi aset digital Franklin Templeton di pasar modal, setelah sebelumnya meluncurkan dana pasar uang on-chain BENJI.

Bagi pemodal di bursa saham, skema DRIP ini memberikan eksposur aset kripto dari dividen tanpa perlu menyetor kas baru atau mengelola dompet mandiri.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?

Baca juga: Strategy Beli 267 Bitcoin Senilai $22 Juta - Tapi Belanja Saham Sendiri Justru 9 Kali Lebih Besar


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share